Tiga Sumber Modal Yang wajib Anda kelola dalam Bisnis

//Tiga Sumber Modal Yang wajib Anda kelola dalam Bisnis

Tiga Sumber Modal Yang wajib Anda kelola dalam Bisnis

Para pembaca, cash flow adalah bagian yang sangat-sangat penting didalam didalam menjalankan sebuah bisnis,  alasan pentingnya adalah karena saat kita menciptakan bisnis yang sehat dimulai dari cash flow di akhiri oleh cash flow kita dimulai oleh kemampuan kita untuk memiliki modal yang cukup tetapi kita juga harus mengembalikan modal tersebut dalam bentuk uang tunai atau cash keras. Cash flow  bisa dikatakan raja untuk bisnis karena cash flow adalah darah yang menggalir yang memastikan bisnis anda tetap running tetapi banyak sekali bisnis di luar sana tidak betul-betul serius untuk menjalankan cash flow.

cashflow

Kesalahan pertama adalah bisnisnya masih baru mereka banyak memberikan piutang yang tidak terkendali artinya untuk menaikkan omset mereka mencoba untuk menambah utang piutang apakah ini salah? ini tidak salah, tapi kalau tidak terkendali. Bisnis  anda banyak masalah, karena untuk menjalankan bisnis untuk memutar roda bisnis kita membutuhkan uang tunai, Kesalahan yang kedua yang dilakukan banyak pengusaha adalah mereka menumpuk stock, menumpuk inventory sehingga jadinya tidak terjual dan akhirnya cashnya sampai tersendat begitu ya. Kesalahan yang ketiga yang dilakukan banyak orang dan menurut saya ini kesalahan yang fatal adalah tidak fokus kepada sales, mereka tidak fokus untuk membuat team penjualan mereka benar-benar kuat.

finance

Apa 3 sumber cash yang anda harus jaga? Yang pertama adalah uang bisa datang lewat permodalan atau lewat funding, lewat funding berarti ada yang disebut financing cash, anda dapat financing anda, dapat funding anda dapat dana, anda dapat setoran modal, anda dapat investasi, itu yang disebut permodalan, bagus tidak? ya bagus kalau anda dapat permodalan, berarti anda dapat dipercaya investor atau lembaga keuangan. Financing Cash adalah kas yang muncul dari kegiatan hutang dari pihak lain. Contohnya pinjaman dari bank, pinjaman dari rentenir, pinjaman dari koperasi, dan pembayaran pokok hutang-hutang tersebut. Financing Cash dikatakan positif jika menerima hutang dan negatif jika membayar hutang. Namun Financing Cash dikatakan baik jika menimbulkan dampak  yang positif, artinya uang yang masuk dari hutang menimbulkan peningkatan pendapatan. Sehingga perusahaan bisa membayar hutangnya. Sebaliknya, jika negatif, artinya berbahaya sebab uang yang masuk tidak menimbulkan keuntungan. Sehingga perusahaan belum bisa membayar hutangnya.

Yang kedua investing cash Investing Cash adalah kas yang muncul dari kegiatan investasi atau yang berkaitan dengan jual-beli aset. Anda  dapat uang dari ini kita mendapatkan uang dari jualan aset. Contoh:  anda punya mobil di jual, jual property perusahaan, jual saham kita di perusahaan lain, reksadana, deposito, emas dan-lain-lain yang anda punya? Punya  gedung dijual itu menjualin asset-asset, bagus nggak? bagus, tetapi itu bukan cash flow yang sehat.. Jika positf (+) artinya uang masuk ke perusahaan. Jika  negatif (-) artinya uang keluar dari perusahaan. ICF yang positif terus-menerus justru sebetulnya kurang baik sebab itu artinya pemegang saham/owner harus terus menyetor modal untuk membiayai perusahaan. ICF negatif (-)  terus menerus justru bagus sebab artinya perusahaan menghasilkan uang.

Yang  ketiga cash dari operasional, cash operasional lebih penting daripada cash financing (funding by external) dan investing cash dari hasil menjual asset-asset perusahaan atau bisnis anda.  Operational Cash adalah kas yang timbul dari kegiatan operasional perusahaan yang berkaitan dengan penerimaan, pengeluaran, pendapatan dan biaya-biaya. Kas inilah yang menggambarkan bagaimana perusahaan mendapatkan profit dan mengubahnya menjadi kas. Contoh: penjualan tunai, uang muka, hutang lancar, pembelian inventori, pembayaran biaya operasional (listrik, telepon, air), pengiriman barang, gaji pegawai dan lain-lain. Jika positif (+) artinya perusahaan sehat, jika negatif (-) artinya perusahaan sakit atau bleeding.

cashflow-statement

Jadi, kalau ditanya 3 hal itu mana yang paling utama, jawabannya adalah operasional cash. Kenapa? Karena operasional yang membuat bisnis anda bergerak dan berjalan secara lebih stabil lebih teratur itu yang disebut operational cash. Bagaimana perusahaan melakukan kegiatan yang menghasilkan profit dan mengubah profit tersebut menjadi kas. Dengan pertumbuhan kas inilah perusahaan bisa melakukan akumulasi modal dengan menambah aset. Selain itu perusahaan bisa membayar hutang pokok dan bunganya dengan lancar. Dimana operating cash flow 80% dari penjualan operating cash flow 80% datang dari penjualan, sisanya dari piutang penjualan yang rendah, jika piutangnya tinggi maka anda tidak bisa mendanai bisnis anda, sehingga harus mencari sumber dana untuk menutupi biaya operasional, tapi kalau penjualan anda bagus, piutang anda bagus, pasti bisnis anda terbebas dari yang namanya hutang. Dengan memahami ketiga jenis cash flow tersebut, mudah-mudahan kita tahu cara mengelolanya dengan lebih baik dan lebih efektif.

grafikcashflow

Jadi kalau bisnis anda ingin sehat, maka anda harus memiliki report yang disebut cash flow statement, cash flow statement akan saya ajarkan di workshop Business Mastery, tetapi untuk melipat gandakan cash, anda harus terobsesi dengan sales, dan untuk terobsesi dengan sales, anda harus menguasai yang namanya closing skills. Ada sepuluh closing skill yang saya ajarkan di workshop Sales Mastery. Dan closing skills ini adalah closing skill yang sudah dikatakan terbukti (proven) dan bisa langsung dipraktekkan langsung di bisnis anda, so buat anda yang ingin belajar closing skill, selling skill, silahkan lihat jadwalnya di www.topcoachindonesia.com . dan bagi  anda membutuhkan penjualan, anda harus datang ke workshop  sales mastery.

 

Saya Tom MC Ifle,

 

Salam Pencerahan

By |2019-03-11T15:49:14+00:00March 11th, 2019|Cashflow|0 Comments
Translate »