PENYEBAB BISNIS TENGELAM

//PENYEBAB BISNIS TENGELAM

PENYEBAB BISNIS TENGELAM

Di era distrubsi Anda punya bad management, bad leadership you will have a sinking business. Pasti takut jika bisnis kita lama-lama tenggelam . Apakah Anda ingin memiliki leader yang hebat? ingin tau cara menemukan leader yang hebat, dan membuat leader dapat menjalankan sistem sehingga bisnis Anda bisa bertahan tanpa anda  juga bisa berkembang, meskipun Anda tidak ada ditempat.

Jadi mari kita bisa bedakan apa syarat dari bisnis yang benar-benar bisa berkembang kita lihat 2 sumbu ini adalah sebuah sumbu yang Saya sebut sumbu management atau dengan kata lain sumbu sistem,  dibawah adalah sumbu leadership atau kita sebutnya sumbu manusia kalau kita mengawinkan 2 sumbu katakan ini adalah sumbu low, ini sumbu high ada perusahaan-perusahaan yang memiliki low score.

Baca Juga : Kerugian Besar Menunda Waktu dalam Berbisnis

Leadership dan low score di management jadi bad management dan bad leader kalau Anda memiliki bisnis yang secara management itu lemah. Lalu kemudian tidak memiliki orang yang kuat orang yang bisa mendobrak suasana, orang yang bisa mendobrak pasar orang yang bisa mendobrak status que maka Anda akan mengalami 1 kondisi yang disebut sinking business

Sinking itu apa sih? artinya tenggelam dalam era distrubsi Anda punya bad manajemen

Maka dari itu kita harus memiliki orang-orang yang bisa memiliki benteng pertahanan untuk menguatkan manajemen tersebut .

Secara umum, kegagalan bisnis dapat disebabkan oleh dua faktor utama yang mendasarinya. Pertama, adalah faktor internal atau kegagalan yang disebabkan oleh faktor-faktor dari dalam perusahaan itu sendiri. Kedua, adalah faktor eksternal di mana penyebab kegagalan berasal dari luar perusahaan yang berkaitan langsung dengan perusahaan atau bahkan lingkungan secara global.

Faktor Internal

Faktor internal sendiri memiliki banyak komponen di dalamnya, seperti beberapa di antaranya adalah:

Dengarkan dan Download : 7 Kesalahan Jatuhnya Bisnis

1. Model bisnis yang tidak baik

Model bisnis adalah metode di mana perusahaan mengembangkan dan menciptakan nilai bagi pelanggannya. Ini adalah elemen penting dari strategi inti perusahaan. Namun, jika model bisnis tidak solid atau penuh dengan masalah, bisnis pada dasarnya berisiko tinggi. Model bisnis yang buruk bisa merusak perusahaan yang baik. Korporasi harus benar-benar memahami apa yang diinginkan pelanggan mereka, bagaimana menghasilkan dan menyampaikan produk atau layanan mereka secara efisien. Kunci untuk menghindari model bisnis yang buruk adalah menginvestasikan waktu dan uang dalam perencanaan yang solid.

2. Manajemen yang tidak efisien

Manajemen yang tidak efisien ini biasanya cenderung mengeluarkan biaya yang besar sementara pendapatan perusahaan tidak memadai sehingga akan mengakibatkan kerugian terus menerus. Kerugian ini merupakan indikasi adanya kesulitan keuangan yang pada akhirnya menyebabkan perusahaan tidak dapat membayar kewajibannya. Hal ini dapat terjadi disebabkan karena kurangnya kemampuan, pengalaman, keahlian serta ketrampilan manajemen perusahaan tersebut.

3. Persoalan keuangan perusahaan

Masalah keuangan perusahaan biasanya terjadi akibat ketidakseimbangan antara jumlah modal perusahaan dengan jumlah utang piutangnya. Perusahaan dengan utang yang terlalu besar dapat mengakibatkan beban bunga yang besar sehingga memperkecil laba bahkan menyebabkan kerugian dan memberatkan perusahaan. Di sisi lain, piutang yang terlalu besar juga dapat merugikan perusahaan, karena modal kerja yang tertanam pada piutang terlalu besar. Akibatnya, perusahaan berkurang liquiditasnya atau bahkan mengalami kesulitan keuangan. Akan lebih parah lagi apabila para debitur perusahaan tidak mampu memenuhi kewajibannya tepat waktu atau bahkan menjadi kredit macet.

4. Kecurangan pihak manajemen

Pada dasarnya, manajemen memegang peranan kunci yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. Manajemen yang baik biasanya akan mengakibatkan perusahaan menjadi baik pula. Sebaliknya, manajemen yang buruk bisa mengantarkan perusahaan ke dalam jurang kehancuran. Sebagai contoh, manajemen yang korup atau memberikan informasi yang salah atau palsu kepada pemegang saham atau investor tentu saja bisa mengakibatkan kebangkrutan.

Baca Juga : Pondasi ini Mutlak ada dalam Membangun Bisnis

5. Ketertinggalan teknologi dan inovasi

Menjadi pengusaha dituntut untuk harus mengerti betapa pentingnya inovasi serta peran teknologi terhadap bisnis mereka. Sistem komputer atau manufaktur yang mutakhir dapat menyederhanakan operasional bisnis dan menghemat jutaan dolar. Tapi, korporasi dengan teknologi usang sepertinya tidak akan memiliki keunggulan kompetitif cenderung dan tidak bertahan lama.

Faktor Eksternal

Selain kelima faktor internal, perusahaan bisa terancam kolaps atau bangkrut disebabkan oleh faktor eksternal baik yang berkaitan langsung dengan perusahaan ataupun tidak. Ada empat faktor eksternal yang bisa menyebabkan perusahaan gulung tikar, di antaranya:

1. Persoalan legalitas atau hukum

Masalah hukum bisa sangat mahal dan bisa mengakibatkan penutupan bisnis paksa atau bahkan kebangkrutan. Hal ini wajar saja mengingat bisnis memiliki risiko di berbagai sisi. Selain biaya pengadilan sendiri, pertarungan hukum bisa memiliki dampak yang awet. Setelah perusahaan dituntut, mereka mungkin akan kehilangan kepercayaan dari pelanggan, kreditor, dan karyawan. Selain itu, bisnis juga rentan terhadap perubahan peraturan pemerintah. Jika pemerintah memutuskan untuk lebih tegas dalam praktik tertentu, mereka dapat memberlakukan kebijakan yang akan meningkatkan biaya bagi banyak bisnis.

Dengarkan dan Download : Menjadi Pemenang disaat Sulit

2. Kompetisi bisnis yang semakin ketat

Saat ini, persangan bisnis semakin ketat sehingga menuntut perusahaan untuk selalu berupaya memperbaiki diri agar bisa bersaing dengan perusahaan lain dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Dengan ketatnya persaingan, perusahaan dituntut untuk selalu memperbaiki produk dan layanan yang dihasilkan serta memberikan nilai tambah yang lebih baik bagi pelanggan.

3. Ketidakstabilan perekonomian global

Kondisi perekonomian secara global turut mempengaruhi kehidupan sebuah perusahaan. Untuk itu, persoalan ini juga harus selalu diantisipasi secara responsif oleh perusahaan. Apalagi di era yang semakin terpadunya perekonomian dengan negara-negara lain, perkembangan perekonomian global juga menjadi salah satu faktor yang harus selalu diantisipasi oleh perusahaan.

4. Kegagalan mengantisipasi perubahan

Tren pasar selalu berubah seperti layaknya mode yang kerap datang dan pergi. Namun, bisnis atau perusahaan banyak yang gagal dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan minat dan harapan pelanggan, yang berarti paling buruk seluruh lini produk mereka bisa menjadi usang. Dalam kasus ini, perubahan drastis dalam struktur bisnis dan model mungkin diperlukan.

Ternyata, menjalankan bisnis itu penuh tantangan serta tak pernah mudah. Apalagi untuk mempertahankan pada posisi yang baik bahkan menguntungkan. Menjalankan bisnis itu ibarat sebuah mobil. Bila satu bagian rusak atau berhenti bekerja maka berakibat pada semua komponen akan terhenti atau macet. Untuk itu, memenangkan persaingan bisnis dibutuhkan kepemimpinan yang mumpuni, pembiayaan atau modal yang memadai, tujuan yang terdefinisikan dengan baik, praktik bisnis serta manajemen yang efektif, dan sedikit keberuntungan

Berikut faktor-faktor yang bisa kita jadikan sebagai contoh kenapa bisnis kita bisa tenggelam

banyak kasus internal dan eksternal nya juga. Maka dari itu kita harus memiliki ilmu yang cukup kuat.

Tom MC Ifle,

Salam Pencerahan.

By |2019-07-11T10:57:21+00:00July 11th, 2019|Operation|0 Comments