MEMULAI BISNIS UKM RUMAHAN DENGAN MUDAH

bisnis ukm rumahan
Bisnis UKM sekarang mulai menjadi pilihan bagi banyak masyarakat Indonesia dibanding menjadi karyawan. Melihat lapangan pekerjaan yang mulai sempit dan diperebutkan banyak kepala mulai membuat banyak orang putar haluan. Daripada harus berantri panjang mendapat giliran pekerjaan, bukankan lebih indah jika bisa membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain? Namun seringkali niat dan ide menguap seiring dengan hadirnya kata modal.
Teringat saya pada sebuah kisah inspiratif. Ada seorang pemuda dan bapak tua di kursi muda yang kaya raya sedang bercakap-cakap. Bapak tua berkata, “hei anak muda, kenapa wajahmu begitu murung, apa yang bisa aku bantu untukmu?” Pemuda itu seketika menengadah, melihat bapak tua yang terkenal sebagai orang terkaya di kota itu, harapan besar berbunga di hatinya.
“Aku ingin sekali membuka usaha, pak. Tapi aku tak punya cukup modal. Maukah bapak memberikan aku modal?” Bapak tua dengan wajahnya yang teduh tersenyum, “Akan kau beri kau uang satu milyar, tapi ada syaratnya.” Sang pemuda terperanjat mendengar kata satu milyar, dia berpikir pasti syaratnya tentang bagi hasil atau yang lainnya, jika itu syaratnya pemuda itu akan segera menyanggupinya. “Apa pak syaratnya?” Pak Tua itu berdehem sejenak, lalu mengatakan hal tak terduga, “berikan tangan dan kakimu kepadaku.” Pemuda itu terperanjat mendengar syarat yang diminta pak tua tersebut, “bagaimana bisa aku menyerahkan padamu tangan dan kakiku? Lalu bagaimana nanti aku bisa bekerja?” Mendengar jawaban pemuda itu, pak Tua terkekeh, “berarti sekarang kamu sudah tahu kan apa modal yang paling penting, bukan uang, namun dirimu sendiri.” Pak tua kemudian menjalankan kursi rodanya meninggalkan si pemuda yang terbengong-bengong.
Selama kita masih memiliki badan yang sehat, pikiran yang waras, niat, ide dibarengi dengan kerja keras adalah modal utama dalam membangun usaha. Ada banyak cara untuk memulai bisnis, saya akan berbagi sedikit cerita dari apa yang pernah saya jalani.
1. Membuka Tempat Kursus di Rumah
kursus Bahasa Inggris
Berbekal dengan kemampuan bahasa inggris dan pengalaman mengajar di berbagai tempat sebelum memutuskan resign dan berdikari, saya membuka tempat kursus bahasa Inggris di rumah. Saya tidak mengeluarkan sepeser pun modal pada saat itu. Yang perlu saya lakukan hanya mengubah ruang tamu saya menjadi ruang belajar, lalu melakukan promosi ke tetangga sekitar. Tanpa perlu waktu lama tujuh orang anak telah terdaftar sebagai murid. Selain membuka tempat kursus, usaha lain yang tidak butuh mengeluarkan modal berbasis keahlian yang kamu miliki antara lain membuka jasa penerjemahan atau rental pengetikan.
2. Menulis
Dari hobi menjadi duit. Saya sudah suka menulis sejak duduk di bangku sekolah dasar, bagi saya menulis adalah jiwa saya. Dari situlah saya menekuni dunia blogging dan menulis artikel untuk beberapa web. Awalnya saya tidak mengejar uang, hanya menjadikan menulis sebagai sarana untuk meluapkan imajinasi, perasaan dan kreativitas. Namun wejangan Ayah Edy mengenai follow your passion and money will follow you ternyata terbukti ampuh. Lakukan apa yang kamu sukai dan uang akan mengikutimu tanpa ragu. Nah, kini coba tanya pada diri sendiri apa hobimu, apakah itu memasak, programming, fotografi, jalan-jalan? Tekuni dengan serius, siapa tahu kelak akan menjadi sumber rejeki untukmu.
3. Reseller
Selain menulis, saya suka membaca. Karena hobi yang satu ini, saya jadi sering belanja buku. Dari sinilah kemudian saya bertemu dengan supplier buku dan menjadi reseller buku-buku yang dijualnya. Tidak perlu modal, tidak perlu packing, cukup rajin promosi di sosial media, pembeli pun datang menghampiri. Kalian pun bisa mencoba hal yang sama, apa yang biasa dibeli dan dikoleksi, kenapa tidak berjualan barang tersebut sebagai awalan Bisnis UKM?
"Teguhkan niat, tetapkan tujuan dan segera eksekusi ide bisnismu tanpa nanti dan tapi."
Salam Pencerahan!

TOM MC IFLE
* Indonesia’s #1 Business Coach
* Lean Six Sigma Coach
* Certified Matriz Level 1 Facilitator
* CEO Top Coach Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *