MEMILIKI RUMAH TANPA HUTANG

//MEMILIKI RUMAH TANPA HUTANG

MEMILIKI RUMAH TANPA HUTANG

Riba memiliki arti pemberlakuan bunga atau penambahan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan presentase tertentu dari jumlah pinjaman pokok yang dibebankan kepada peminjam. Dalam hal ini bentuk riba saat membeli perumahan KPR yang sudah naik harga jualnya. Riba merupakan akar masalah bagi orang-orang yang ingin memiliki sebuah rumah dengan uang sendiri, kenapa? Karena banyak sekali developer yang bekerjasama dengan perbankan yang menampilkan promosi sehingga membuat orang tergiur untuk membeli rumah dengan cara riba. 

Sebenarnya memiliki rumah dengan menggunakan uang sendiri itu sangat memungkinkan, asalkan anda harus punya keyakinan bahwa membeli rumah bisa tanpa riba atau hutang dan juga bisa melahirkan rumah lainnya. Seperti diungkap diatas kebanyakan orang diluar sana memiliki pemikiran bahwa membeli rumah itu harus KPR karena sudah dibombardir oleh iklan-iklan KPR dengan bunga murah. Padahal kalau anda membeli rumah KPR berarti anda harus siap memiliki selisih biaya atau kenaikan nilai sebelum anda memiliki rumah tersebut dan ini disebut riba. 

Contohnya anda punya rumah yang seharusnya dengan harga Rp 100.000.000 tapi karena anda membeli dengan KPR anda harus membayar Rp 150.000.000 atau bahkan sampai Rp 250.000.000 . Ini artinya sebelum nilai rumah itu naik anda sudah membayar dengan harga yang sangat mahal.

BACA JUGA :MAU PILIH INVESTASI ATAU ASURANSI?

Untuk menghindari hal tersebut, saya akan memberikan tips kepada anda bagaimana cara untuk memiliki rumah tanpa hutang atau riba. Tips nya adalah:

1. Keyakinan dan Mempunyai Penghasilan

Memiliki rumah adalah impian setiap orang, untuk mewujudkannya maka diperlukan keyakinan bahwa membeli rumah itu sangat memungkinkan dan yang menarik lagi adalah rumah bisa melahirkan rumah lainnya. Maksudnya kalau anda sudah punya rumah yang pertama maka akan bisa melahirkan rumah yang ke 2, ke 3 bahkan sampai rumah yang ke 4. 

Rumah pertama saya saat awal membeli dengan harga Rp 9.000.000 dan perlu di ingat yah untuk rumah pertama itu jangan terlalu ideal dan muluk-muluk. Cukup rumahnya tipe 21 luas tanahnya 72 meter dengan harapan nanti bisa saya jual kembali agar mendapatkan nilai jual yang cukup tinggi. Ternyata saya menjual rumah itu seharga Rp 76.000.000, jadi yang pertama harus anda miliki yaitu sebuah mindset atau pola pikir bahwa beli rumah yang terpenting adalah milik sendiri dahulu. Membeli rumah semampu anda dahulu, jangan bicara rumah ideal yah.

Lalu ketika saya membeli rumah kedua dengan harga Rp 100.000.000 tipe rumah 36 dan rumah ketiga saya beli dengan harga Rp 1.200.000.000 jadi anda bisa lihat bahwa rumah bisa menghasilkan rumah lagi. Saya ingin memberikan anda mindset alternatif untuk memiliki rumah tanpa hutang atau riba. Syarat anda bisa memiliki rumah selain memiliki keyakinan anda juga harus berpenghasilan, karena tidak mungkin anda membeli rumah tapi tidak punya penghasilan. Lalu anda juga harus punya kedisiplinan dan fleksibilitas, jadi anda tidak boleh hanya sekedar ingin punya rumah tapi tidak mau kerja keras.

Selain itu anda juga harus punya keinginan untuk menabung. Anda harus mengatur strateginya dan saya pelajari ini dari mama saya. Waktu itu beliau membeli tanah dengan harga Rp 25.000.000, luas tanah kira-kira 300 meter lalu kemudian beliau membangun rumah tanpa berhutang. Jadi mindsetnya adalah beli rumah tanpa hutang itu memungkinkan, banyak orang sudah menyerah sebelum bertanding. Alasannya kalau membeli rumah yang besar dan mahal harus KPR atau ingin rumah yang memiliki lokasi terbaik akan memerlukan biaya yang banyak. Intinya anda harus fokus pada punya dahulu mengenai lokasi bisa dipikirkan nanti. Karena setelah anda punya rumah 1 anda menjadi tahu tekniknya setelah itu bisa punya rumah yang ke 2, ke 3, dan seterusnya, Amin.

DENGARKAN AUDIO BOOK INI : MENINGKATKAN KUALITAS KEUANGAN

2. Tentukan Budget

Anda tentunya ingin memiliki rumah idaman yang nyaman dan bisa menunjang gaya hidup. Namun anda perlu ingat budget untuk mewujudkannya tentu akan sangat banyak. Ternyata memiliki sebuah rumah impian tidak semudah seperti yang kita kira. Saat memilih rumah tentukan budget anda, harus dipastikan kira-kira rumah termurah yang mungkin terjangkau nilainya berapa? Misalnya anda memiliki budget Rp 100.000.000 atau Rp 200.000.000 maka carilah rumah yang dibawah atau maksimal seharga itu. Atau anda juga bisa melihat beberapa rumah untuk perbandingan, jangan malas untuk mencari yang sesuai budget anda. Dan yang pasti harus disesuaikan dengan kebutuhan anda, misalnya keluarga kecil maka tipe rumah minimalis akan cocok dengan anda.

3. Buatlah Anggaran

Buatlah anggaran bulanan dengan cara menabung dan dicatat sebulan sekali, pastikan tidak mempergunakan uang tersebut untuk kebutuhan konsumtif. Sehingga anda betul-betul mempersiapkan anggaran untuk membeli rumah. Buat anggaran serinci mungkin, misalnya kalau anda ingin membeli tanah nilainya mau yang berapa? Lalu bangunan nilainya berapa? Atau anda membuat Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Tapi perlu ditekan kan lagi intinya adalah yang penting bisa ditempati dahulu.

Saya ceritakan lagi yah dahulu rumah saya  300 meter dan ayah saya membangun sendiri pondasinya. Rumahnya kecil dengan 3 kamar dan tidak terlalu luas, waktu itu kami belum memiliki halaman. Tembok rumah yang dibelakang, tepatnya sebelah kiri dan kanan belum di pagar jadi semuanya masih terbuka. Namun lama kelamaan bisa di cicil dalam pembangunannya, hingga makin besar dan memungkinkan untuk menjadi rumah yang lebih keren lagi.

4. Menentukan Target sesuai Anggaran

Anda harus menetapkan anggaran dengan target. Anggaran yang anda miliki harus sesuai target, jadi setelah anda membuat anggaran tanah dan bangunan berapa lalu anda mau target kan berapa lama. Misalnya 2 tahun atau 3 tahun budgetnya tapi hal itu bukan menjadi suatu patokan, artinya suatu saat jika ada rejeki lain dan ingin pindah maka bisa saja.

Jadi contohnya dulu saya punya cita-cita ingin beli rumah deket dengan rumah orang tua tapi ternyata budget saya waktu itu belum terkumpul karena nilai tanahnya sudah mahal, akhirnya saya putuskan membeli yang agak masuk kedalam gang sedikit. Jadi inget yah, yang penting nilai budgetnya tetap sama dan jangan memaksakan tempat atau lokasinya.

5. Membeli sesuai dengan Kemampuan

Anda mungkin bisa saja jatuh cinta pada rumah yang akan dibeli, karena lokasinya strategis, fasilitas memadai ini memang wajar saja tapi perlu di perhatikan kondisi keuangan anda. Belilah rumah yang mampu anda bayar. Jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan hanya karena ada janji tertentu, karena membeli rumah tidak sama dengan membeli pakaian. Diskusikan dahulu sebelum membeli, semakin banyak waktu dalam mengambil keputusan maka semakin tidak menyesal dikemudian hari.

Contohnya anda ingin membeli rumah di kawasan Kelapa Gading, kemudian anda pikirkan kira-kira rumah ini ingin seperti apa. Anda kan tadi sudah tau budgetnya dan juga sudah buat anggaran, kira-kira adakah peralatan yang perlu dibeli untuk memenuhi isi rumah anda yang bisa dicicil tidak. Maksudnya mencicil barang bangunan maka kerja sama dengan toko bangunan.

TONTON VIDEO INI : CARA MENGGANDAKAN UANG BUAT BELI RUMAH, CASH KERAS!

6. Membangun Sendiri tanpa Jasa Arsitek

Membangun rumah sendiri jauh lebih murah dan bisa mewujudkan rumah idaman secara mandiri. Hal ini sangat mungkin dilakukan karena setiap orang adalah arsitek bagi rumahnya sendiri. Tapi boleh-boleh saja kalau anda mau pakai arsitek atau kontraktor borongan, tetapi anda tetap kontrol juga.

Adapun kelebihan membangun rumah sendiri tanpa arsitek yaitu akan jauh lebih murah karena anda bisa mengontrol atau mengendalikan nominal biaya yang keluar dan memberikan rasa puas karena telah membuat karya sendiri. Selain itu kelebihan lainnya adalah tidak perlu menunggu semua uang terkumpul dulu. Anda bisa bertahap, mulai dari pembuatan pondasi hingga pemasangan atap. Semua bisa dilakukan dan disesuaikan dengan anggaran, memang prosesnya akan lama terbangunnya.

7. Cari Tanah di Online

Kalau anda bingung cari tanah yang sesuai dengan budget anda, tidak perlu khawatir saat ini zaman sudah semakin canggih anda bisa mencarinya via online atau melalui internet. Salah satu contohnya anda bisa cari tanah di OLX, disana banyak sekali orang-orang yang jual tanah disaat mereka sedang butuh uang sehingga tanahnya juga tidak terlalu tinggi.

Di OLX banyak ditawarkan berupa kavling tanah atau ruko mulai dari harga Rp 1.700.000 permeter atau Rp 1.500.000 permeter dipinggir jalan. Jadi tergantung pada semakin luas tanahnya maka otomatis akan semakin besar biayanya. Anda bisa mengikuti budget yang ada dan juga bisa dapatkan sesuai target anda.

BACA JUGA :10 CARA MENABUNG DENGAN BENAR

8. Mencari Income Tambahan

Apakah anda hanya sebagai karyawan yang mempunyai sumber pemasukan hanya dari gaji sebulan sekali? Kalau iya maka anda harus pelajari buku karya Robert T. Kiyosaki yang berjudul “Cashflow Quadrant” yang menjelaskan 4 quadrant yang mewakili sumber-sumber pemasukan seseorang. Dalam buku tersebut disebutkan bahwa seseorang bisa memiliki sumber pemasukan tidak hanya dari gaji atau penghasilan aktif tapi juga didapat melalui investasi dan memulai bisnis sendiri. Jadi kalau anda mau punya rumah maka harus punya penghasilan sampingan atau income tambahan.

Ada cerita waktu bangun rumah mama saya yang di Bogor untuk membuat pagar beliau ikut arisan dan jual makanan supaya terkumpul uangnya, dan setiap kali dapat uang langsung pergi ke toko bangunan. Beliau mencicil untuk membeli bahan bangunan seperti batako, batu bata, reng, kusen, kaca nako dan lain-lain ditoko bangunan. Jadi untuk bisa secepatnya membeli rumah harus mencari income tambahan.

9. Mencicil dalam Membeli Bahan Bangunan

Cepat atau tidaknya rumah yang akan di bangun itu tergantung pada kesungguhan dan komitmen anda. kalau anda rutin mencicil bahan bangunan yang diperlukan maka akan semakin cepat anda merealisasikannya. Anda bisa mencicil bahan bangunan yang penting terlebih dahulu dan bahan bangunan yang sifatnya paling tahan lama dan tidak berubah seperti pasir dan batu kali, karena pasir dan batu kali jika dibiarkan tidak akan berubah wujud dan volumenya.

Anda harus cicil bahan bangunannya di toko bangunan, anda tidak perlu gengsi berbicara sama toko bangunan. Katakan kalau anda lagi bangun rumah dan mau cicil bahan bangunannya nanti akan dicatat satu persatu apa saja keperluannya. Thank you buat mama saya yang sudah memberikan inspirasi.

10. Eksekusi Segera

Setelah anda mempunyai niat, penghasilan, target, rancangan biaya dan juga memiliki sejumlah dana untuk mencicil pembelian bahan baku maka harus segera di eksekusi, jangan tunggu lama-lama dalam mewujudkan rumah impiannya.

Tom MC Ifle

Salam Pencerahan!!!

By |2020-01-07T17:04:25+07:00January 7th, 2020|Cashflow|0 Comments