KIAT JITU MEMULAI BISNIS KULINER

//KIAT JITU MEMULAI BISNIS KULINER

KIAT JITU MEMULAI BISNIS KULINER

Zaman sekarang, kuliner telah menjadi salah satu brand wisata di Indonesia yang sangat menggiurkan. Penikmat kuliner yang terus mencari suasana baru menarik banyak kalangan untuk mencoba menekuni bisnis tersebut, selain keunikan kuliner Indonesia yang mempunyai khasnya masing-masing, bisnis kuliner juga menjadi bisnis satu-satunya yang dipastikan tidak akan ada matinya. Sangat menggiurkan bukan!

Lalu kemudian apa yang harus kita lakukan untuk memulai bisnis kuliner?

Pada faktnya, di Indonesia ada hampir 26.000 produk baru dan sama yang telah dibuat dan dipasarkan ke masyarakat. Artinya adalah bisnis kuliner mempunyai resiko yang cukup besar untuk gagal dan bahkan gulung tikar. sehingga seseorang yang memilih untuk terjun di dunia bisnis kuliner harus mempunyai konsep yang yang benar-benar matang.

Dalam dunia kuliner konsep merupakan sebuah nyawa dalam usaha itu sendiri. Konsep tersebut harus benar-benar hidup dan dirasakan oleh pembeli. Karena sebuah bisnis kuliner dipastikan tidak akan bisa bertahan lama apabila hanya menggunakan konsep yang sama dan tidak menarik. Melalui hal tersebut ada 5 (lima) hal yang benar-benar anda persiapkan dalam menjalankan bisnis kuliner.

1# Pastikan Anda memiliki konsep yang unik

Konsep yang unik merupakan modal utama dalam menjalankan bisnis kuliner. Apabila seorang pebisnis kuliner hanya menjajalkan makanan, mereka akan semakin sulit untuk bangkit apabila mengalami kegagalan. Sehingga perlu anda melihat dengan teliti brand-brand kuliner yang sudah berdiri sejak lama tetapi tetap bertahan sampai puluhan tahun. Apa sebenarnya kuncinya?

Konsep adalah apa yang dibeli konsumen. Konsumen tidak membeli enaknya burger McD, tapi kecepatannya. Kita tidak beli sate kerang angkringan Jogya, karena haya mau makan kerang, tapi kita membeli suasananya.

Ternyata memang pengusaha kuliner tidak murni hanya menjual makanan. Hal ini bisa anda lihat pada sebuah perusahaan MCDonald, apabila anda melihat dengan teliti apa yang mereka jual. Maka sebetulnya mereka tidak hanya menjual makanan, tetapi kecepatan. Kemudian makanan di hotel, mereka juga tidak hanya sekedar menjual makanan, tetapi ekslusifitas.

Kemudian bisnis kuliner yang sangat tidak asing lagi adalah warung kopi, begitu banyak warung-warung kopi di Indonesia yang telah mulai mencoba untuk menjalankan bisnis kopi. Saat anda minum kopi, berapa banyak yang lebih ingat kopinya dibanding suasananya?

Dalam hal ini ternyata tidak banyak orang yang memikirkan untuk mencoba hal baru dengan membuka warung kopi dengan menawarkan suasana yang berbeda. Bisa dengan konsep alam, hutan atau bisa dengan konsep ruangan ekslusifitas. Yang terpenting adalah konsep yang anda tawarkan harus jelas dan unik. Karena apabila anda sudah menawarkan konsep yang jelas maka selanjutnya anda akan menentukan pasar anda.

#2: Tentukan target pasar yang cocok

Apabila anda telah menemukan pasar yang cocok maka anda sangat beruntung. Kenapa seperti itu? Hal ini bisa kita lihat seandainya MCDonald mendirikan perusahaanya ditengah-tengah pedesaan yang ternyata penghasilan penduduk sekitar ditentukan dari panen atau tidaknya padi. Maka tentu bisnis tersebut tidak akan bisa bertahan lama.

Dari hal ini yang perlu anda tanyakan adalah siapa konsumen produk anda?

Bayangkan anda menjajalkan bisnis warung kopi, maka tentu anda akan mencari tahu siapa saja penikmat kopi, latar belakang konsumen seperti apa? karena melalui pertanyaan dasar tersebut, anda akan mengetahui seperti apa pasar anda dan harga berapa yang cocok untuk konsumen anda. Sehingga perlu anda ingat bahwa “bisnis bunuh diri adalah bisnis yang ternyata bisnis yang berjalan tetapi tidak mempunyai pasarnya”.

Ada rumah kopi ditengah hutan. Aksesnya sulit, tapi kalau sudah sampai disana, rasanya malas pulang. Siapa target pasarnya? Jelas, turis dan para pesepeda. Dengan target pasar yang jelas, dimanapun Anda, produk Anda pasti laris manis.

 #3: Buat produk yang menarik

Tugas penting seorang pebisnis kuliner adalah harus mampu menciptakan atau menemukan produk yang menarik dan inovatif. Tidak jarang ada pebisnis yang langsung memulai usaha tanpa perencanaan dan ide bisnis yang matang, sehingga kemudian usaha yang diharapkan untuk laris ternyata menjadi sepi pembeli dan akhirnya gulung tikar. Tentu anda tidak ingin demikian, bukan?

Hal terpenting adalah membuka pikiran anda, jangan sampai ketika ada sebuah cafe atau warung yang sama dengan cafe anda, anda mengalami deathlock. Maka tugas anda adalah menemukan produk yang menarik dan inovatif.

Salah satu contoh adalah bisnis warung kopi. Seseorang menjalankan bisnis tersebut tentu menjajalkan kopi. Namun yang perlu anda lakukan adalah kopi seperti apa yang akan anda jual? Penikmat kopi pasti tahu bahwa banyak inspirasi yang lahir dari secangkir kopi.

Tugas anda adalah menemukan kopi apa yang cocok untuk konsumen anda? Atau bahkan anda bisa tawarkan berbagai jenis kopi untuk pelanggan anda. Inilah yang kemudian bisa kita ambil contoh dari sebuah warung kopi yang biasa disebut dengan “Filosofi Kopi”. Sehingga ketika anda sudah menemukan inovasi-inovasi yang menarik maka cafe atau warung anda akan mempunyai nyawanya yang kental dan tentu kemudian pasar akan mencari anda.

#4 Lokasi-Lokasi-Lokasi

Menentukan lokasi adalah hal yang juga menjadi kunci utama dalam bisnis kuliner. Kenapa seperti itu? Seandainya anda sudah menentukan pasar anda, maka usahakan anda menemukan lokasi yang strategis untuk produk yang anda jual. Hal ini sangat berfungsi bagi masadepan usaha yang anda bangun.

Jangan sampai anda menjual fast food ditengah hutan. Harusnya jual fast food ditengah keramaian. Sehingga ketika anda tidak berhasil menentukan lokasi yang tepat maka pelanggan yang membeli di kuliner anda, dipastikan akan tidak nyaman untuk datang kembali ke tempat kuliner yang anda tawarkan.

Sehingga perlu anda pahami bahwa bisnis yang berhasil adalah adalah bisnis yang tidak hanya memberikan kepuasan terhadap pelanggan semata, tetapi pelanggan yang usai datang di warung atau cafe anda, mereka kembali dengan membawa teman-temanya untuk datang di lokasi usaha kuliner anda.

#5: Tentukan harga yang kompetitif

Apabila anda sudah menemukan konsep bisnis anda, pasar, produk dan lokasi anda. Maka tugas anda selanjutnya adalah menentukan harga jual produk anda. Penentuan harga yang salah akan berdampak pada tingkat minat dan kepuasan konsumen anda sendiri. Harga yang tepat, sesuai dengan pangsa pasar yang anda tuju, akan memberikan dampak yang sangat tinggi terhadap pertumbuhan angka penjualan anda.

Harga mempengaruhi psikologi konsumen. Jika Anda menjual barang mewah dengan harga murah, bisa membuat konsumen ragu atau malah bisa memborong. Ini semua ditentukan oleh psikologis target pasar.

Contoh: jika target pasar adalah kelas menengah kebawah, barang mewah harga murah akan jadi rebutan. Sebaliknya jika Anda membidik 1% orang terkaya di Indonesia, semakin menonjolkan harga murah apalagi dipromosikan dimana-mana, akan membuat pemakainya malu-malu.

Apabila anda membangun bisnis kuliner di perkotaan maka menentukan harga tinggi adalah strategi yang cukup baik terlebih apabila bisnis kuliner tersebut sudah mempunyai nama yang cukup ternama. Dalam hal ini adalah “Starbucks” selain ia menjual brand Amerika, ternyata bagi sebagian kalangan pecinta lifestyle, ngopi atau nongkrong di Starbucks adalah sebuah kemewahan. Sehingga dari hal ini mereka berani menjual secangkir Starbucks dengan harga diatas kopi lainya.

Berbeda halnya ketika anda menggunakan konsep alam (outdoor), dalam hal ini adalah warung kopi. Anda tidak hanya menjual kopinya tetapi suasana hutannya, cara penyajianya dan alat-alatnya yang unik. Dari kesemua itulah kemudian anda bisa menentukan harga yang kompetitif dengan warung kopi lainya. Sehingga kemudian ketika anda bisa berikan harga yang terjangkau untuk pasar anda. Maka anda sudah berhasil melakukan hal tersebut dan bisnis kuliner anda akan selalu digandrungi oleh para penikmatnya.

Inilah 5 (lima) tips yang sangat penting bagi anda yang ingin berbisnis dalam bidang kuliner. Karena kebanyakan orang tidak terlalu memahami hubungan bisnisnya dengan market, hubunganya dengan produk, hubunganya dengan lokasi dan juga hubunganya dengna harga.

Karena apabila anda sudah memahamai kelima konsep tersebut maka bisnis kuliner yang anda bangun akan selalu bisa anda kembangkan tanpa harus memikirkan orang yang meniru bisnis anda.

 

Salam pencerahan,

Tom MC Ifle

By |2018-10-05T10:48:05+00:00September 27th, 2018|Uncategorized|0 Comments

About the Author:

Translate »