KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI PENENTU KESUKSESAN BISNIS ANDA

Kepuasan Pelanggan1
Kalau saya bertanya seperti ini, apa sih yang diinginkan pelanggan ketika membeli produk Anda? Kemungkinannya mereka akan membeli atau tidak produk tersebut ketika mereka merasa bahwa produk Anda layak untuk dibeli.
Seorang pelanggan tidak mempedulikan seberapa bagus perusahaan Anda atau seberapa mahal produk Anda. Yang mereka tahu apakah mereka layak untuk membeli barang atau jasa yang Anda berikan. Sebagai contoh seorang pelanggan tidak memilih untuk membeli baju dengan merk X karena perusahaannya besar dan ternama.
Pelanggan hanya menilai dari apa yang pernah mereka rasakan atau orang lain rasakan (pengalaman), branding dan harga. Intinya adalah mereka tidak menghubungkan perusahaan besar atau kecil, murah atau mahal. Yang terpenting adalah kepuasan yang mereka dapatkan.
Faktor Penentu Pelanggan Puas
Sebelumnya, Business Owner harus benar-benar paham bahwa Kepuasan Pelanggan merupakan indikator utama dari berhasil atau tidaknya perusahaan. Sehingga benar apabila dikatakan bahwa pelanggan adalah aset yang berharga. Kenapa? Karena dengan adanya pelanggan, perusahaan memperoleh pasar dan profit yang besar.
Penentu dari Kepuasan Pelanggan sendiri bisa diukur dari value yang mereka dapat. Maksudnya adalah ada keuntungan yang bersifat timbal balik yang diberikan kepada penjual dan pembeli. Nah, value bisa didapatkan ketika perusahaan bisa memberikan sesuatu yang lebih bagi customer.
Contoh saja, apa sih yang Anda inginkan ketika membeli gado-gado atau nasi pecel dengan harga Rp. 7000? Bagaimana kalau dibandingkan dengan harga yang Rp. 30.000? Tentu dari hal ini Anda berharap bahwa nasi pecel yang harganya Rp. 30.000 itu bisa memberikan kepuasan kepada Anda setelah makan nasi pecel tersebut.
Mungkin Anda berharap bahwa porsinya harus lebih banyak, rasanya lebih enak, pelayanannya lebih baik. Namun, jika ternyata nasi pecel yang harganya Rp. 30.000 itu tidak memenuhi harapan Anda dan lebih enak serta bagus pelayanannya dengan nasi pecel yang harga Rp. 7.000, maka Anda akan merasa kecewa. Betul?
5 Faktor Pelanggan Puas
Dari hal di atas Anda pasti tahu bahwa Kepuasan Pelanggan memberikan pengaruh pada omzet dan penjualan yang Anda lakukan. Nah, sekarang kira-kira bagaimana caranya agar pelanggan Anda bisa puas? saya akan memberikan 5 tips yang bisa Anda gunakan agar pelanggan Anda bisa merasa puas dan Anda bisa mendatangkan customer lebih banyak lagi.
Couple Paying for Merchandise
1. Kualitas Produk

Percaya tidak, kalau pelanggan Anda tidak mempedulikan berapa banyak uang yang mereka keluarkan? Ya, mereka akan rela membeli produk yang Anda tawarkan walaupun membuat dompet mereka menipis.
Nah, hal ini bisa Anda peroleh jika produk Anda dinilai layak untuk dibeli oleh customer. Ingat bahwa uang bukanlah hal yang memuaskan bagi Anda tetapi apakah produk yang Anda berikan cukup membuat pelanggan Anda puas atau tidak? Inilah seharusnya yang Anda tanyakan.
Disisi lain, pelanggan Anda adalah orang yang memiliki sumber daya yang yang terbatas tetapi permintaannya tak terbatas. Karena itu, kualitas produk Anda harus konsisten. Jika kualitas produk atau jasa Anda bagus terus-menerus, maka pelanggan Anda akan terus mendambakan produk tersebut bahkan mereka akan sering menabung demi mendapatkan barang atau jasa yang mereka inginkan.
2. Kualitas Pelayanan

Pada intinya, melayani pelanggan merupakan hal yang mudah dilakukan. Namun, terkadang kita lupa untuk memperhatikan prinsip pelayanan tersebut. Entah itu sekedar untuk melakukan suatu hal yang paling simple, yakni tersenyum, menyapa, bersikap ramah kepada pelanggan dan seterusnya.
Namun, pada kenyataannya ketika suasana hati seorang sales atau mungkin Anda lagi kurang baik, mereka jadi lupa bahkan segan untuk melakukan hal tersebut. Akhirnya saat berjualan wajah jadi murung, cemberut bahkan customer baru mau menawar produk, langsung dimarah-marahin.
Hal ini tentu bisa membuat pelanggan Anda kesal bahkan bisa jadi tidak akan pernah lagi datang ke toko atau perusahaan Anda. Ya, kalau hanya pelanggan itu saja, tetapi jika ternyata pelanggan tersebut membuat isu tak sedap kepada teman-temannya atau orang lain dan kemudian menyebar di media sosial, apa yang terjadi?
Seorang pakar marketing, Philip Kotler pernah mengatakan begini,

“…Pelaku bisnis harus memastikan kualitas produk dan jasanya agar bisa memenuhi harapan bagi konsumen. Pemenuhan harapan tersebut akan menciptakan kepuasan bagi konsumen. Konsumen yang terpuaskan akan menjadi pelanggan setia.”
3. Terbuka terhadap Keluhan Pelanggan

Emosi sangat mempengaruhi kepuasan di mata pelanggan. Kira-kira, apa yang akan Anda lakukan ketika ternyata ada customer yang komplain kepada Anda? Apakah Anda akan terima atau jangan-jangan Anda akan marah.
"Ah… mana mungkin rusak. Mbak,,,nggak bener pakainya mungkin. Saya tidak mau ganti!
Jika kasar seperti ini kira-kira pelanggan akan lebih emosi tidak? Teman-teman, saat orang lain menyampaikan keluhan atau saran mungkin terlihat sangat tidak nyaman bagi Anda. Namun, memberikan respon positif terhadap keluhan atau saran yang mereka berikan akan membuat pelanggan merasa dihargai pendapatnya. Kita pun bisa sekaligus mengetahui apa kekurangan dari produk yang kita pasarkan dan bisa memperbaikinya.
4. Jujur Jika Tidak Mampu

Sebelumnya saya ingin bertanya pada Anda, pada saat ada pelanggan meminta Anda untuk menyediakan produk tertentu dalam toko Anda yang mungkin tidak sanggup Anda berikan, apa yang akan Anda lakukan? Apakah Anda akan berjanji meskipun sebenarnya tidak akan Anda tepati atau Anda akan berkata jujur bahwa Anda tidak bisa menyediakan produk tersebut.
Kepuasan Pelanggan4
Ingat, bisnis merupakan investasi yang berharga bagi Anda. Jujurlah jika tidak mampu dan sampaikan dengan baik kalau Anda tidak bisa memenuhi permintaan mereka. Kejujuran tersebut justru akan memberikan kesan bahwa Anda adalah pengusaha yang jujur di mata pelanggan.
5. Pelayanan Ekstra

Memberikan pelayanan ekstra adalah hal mutlak untuk membuat customer Anda puas. Hal ini mungkin bisa Anda lakukan dengan memberikan diskon khusus atau promosi bagi pelanggan. Bisa juga Anda memberikan jaminan keamanan dari produk maupun pelayanan yang Anda berikan, sehingga pelanggan merasa nyaman dan percaya dengan produk yang disediakan.
Nah, setelah pelayanan ekstra ini diberikan tentu akan sangat berdampak pada keuntungan bagi Pelanggan dan Business Owner, bahkan bisa meningkatkan Kepuasan Pelanggan Anda secara efektif.
Ingat, bahwa Kepuasan Pelanggan adalah hal yang sangat vital dalam bisnis Anda. Apabila bisnis yang Anda bangun banyak mengecewakan orang maka untuk menjadikan bisnis maju akan sangat susah dan mustahil. Semoga 5 tips ini bermanfaat dan memberikan Anda pencerahan untuk membangun bisnis Anda lebih dahsyat lagi.
Salam Pencerahan!

TOM MC IFLE
* Indonesia’s #1 Business Coach
* Lean Six Sigma Coach
* Certified Matriz Level 1 Facilitator
* CEO Top Coach Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *