Conflict Resolution adalah Cara Terbaik Menghilangkan Benalu dalam Bisnis

Konflik merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan bisnis. Seberapa keras Anda menghindar, konflik akan tetap ada meskipun kadarnya hanya sedikit. Setiap konflik yang terjadi harus segera diselesaikan sampai tuntas. Hal ini untuk menghindari dampak negatif yang tidak diinginkan. Akhir-akhir ini mulai dikenal istilah conflict resolution di kalangan masyarakat.

Conflict resolution adalah usaha untuk menyelesaikan suatu konflik dengan cara mencari kesepakatan antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik. Conflict resolution diadakan dengan tujuan agar kita mengetahui bahwa konflik yang terjadi merupakan keterlibatan dari berbagai pihak dalam hal-hal mendasar, sehingga dapat diselesaikan secara efektif. Selain itu, adanya conflict resolution membuat kita paham dengan cara-cara yang cepat dalam menyelesaikan konflik.

Conflict resolution lebih diarahkan pada sumber konflik yang terjadi antara kedua belah pihak. Terkadang dibutuhkan negosiator jika kedua belah pihak susah untuk memperoleh kesepakatan. Negosiator merupakan orang yang tidak terlibat konflik, sehingga mampu menjadi alat komunikasi untuk melakukan diskusi dengan kedua pihak yang terlibat konflik.

Penyelesaian konflik sangat diperlukan. Hal ini untuk mencegah semakin mendalamnya konflik, atau dengan kata lain dapat menyebabkan semakin tajamnya perbedaan antara kedua pihak yang terlibat konflik. Penyelesaian konflik juga sangat diperlukan untuk mencegah semakin meluasnya konflik. Hal ini tentunya akan menyebabkan bertambahnya pihak yang terlibat konflik, sehingga menyebabkan konflik tidak cepat selesai.

Prinsip yang harus dimiliki oleh conflict resolution adalah kemampuan dalam berdiskusi dan berdialog. Seseorang yang sedang menjalankan conflict resolution harus memiliki kemampuan berkomunikasi, kemampuan mendengar dengan baik, dan kemampuan untuk menekan masalah yang timbul agar tidak semakin meluas. Selain itu conflict resolution juga harus memiliki cara yang baik dalam pemecahan masalah.

Cara yang baik dalam conflict resolution dapat dilakukan dengan berpikir dulu sebelum bertindak. Hal ini dilakukan agar setiap tindakan yang kita lakukan, diambil berdasarkan pemikiran yang matang, bukan hanya emosi sesaat. Selain itu, kita juga harus lebih banyak mendengar, agar kita tahu sebenarnya apa yang menjadi sumber masalah. Kemudian selesaikan konflik dengan memikirkan juga dampak ke depannya bagi bisnis. Jangan sampai penyelesaiannya merugikan salah satu pihak.

Conflict resolution dapat dilakukan dengan lima strategi, yaitu yang pertama dengan cara mempersatukan. Strategi ini digunakan dengan cara saling memberikan informasi mengenai konflik yang terjadi, sehingga dapat dicari solusinya. Cara ini baik untuk dilakukan, karena mampu mempersatukan 2 cara pandang yang berbeda. Strategi ini memerlukan waktu yang relatif lama, oleh karena itu strategi ini menjadi kurang efektif untuk digunakan.

Strategi yang kedua adalah dengan kerelaan untuk membantu. Cara ini akan lebih menekankan pada pengurangan mencari perbedaan yang ada, dan lebih mencari kesamaan. Hal ini tentunya akan membuat masing-masing pihak untuk sedikit menurunkan egonya demi kepentingan pihak lain.

Strategi yang ketiga dengan cara mendiminasi. Cara ini sering kali membuat orang menjadi egois. Mereka akan lebih mementingkan kepentingannya dan menganggap remeh kepentingan orang lain. Hal ini tentunya tidak baik untuk kehidupan bisnis ke depannya. Alasan mengapa cara ini masing digunakan karena dengan cara ini kita dapat mempertahankan pendapat kita, sehingga tidak mudah dikalahkan pihak lain.

Strategi yang keempat adalah dengan cara menghindar. Cara seperti ini sebenarnya tidak baik untuk digunakan. Hal ini disebabkan karena konflik yang terjadi bukannya cepat selesai, namun justru akan menumpuk lagi dengan konflik yang baru. Selain itu, cara ini juga akan memberikan kesan menghindar dari tanggung jawab yang harus dipikul, sehingga akan memberikan kekecewaan pada salah satu pihak. Cara menghindar terkadang perlu dilakukan untuk mendinginkan konflik.

Strategi yang kelima adalah dengan cara kompromi. Cara ini paling efektif untuk digunakan setelah cara lain gagal dilaksanakan. Kompromi biasanya dilakukan untuk menangani masalah yang sangat kompleks dan membutuhkan penyelesaian dalam waktu singkat. Strategi conflict resolution sangat perlu diperhatikan oleh pihak manajemen untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan dari konflik, agar tidak semakin meluas.

Jika Anda ingin mengetahui Business tools apa saja yang akan Anda gunakan untuk meningkatkan profit, sales, efisiensi, dan ekspansi dan lain-lain, Anda dapat klik link ini : http://topcoachindonesia.com/business-coaching/business-tools/

Salam Pencerahan,
Tom Mc Ifle
Indonesia’s #1 Success Coach
Lean Six Sigma Coach
Chief Executive Officer PT. Aubade Makmur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *