Bagaimana menjadi seorang Coach

//Bagaimana menjadi seorang Coach

Bagaimana menjadi seorang Coach


Hari ini saya ingin melanjutkan artikel  tentang bagaimana anda bisa menjadi seorang coach atau at least bagaimana cara anda mengunakan ilmu coaching, untuk memperbaiki komunikasi anda untuk meningkatkan kualitas hidup anda, beberapa dari anda yang ingin menjadi leader yang lebih efektif, komunikator yang lebih efektif dengan coaching, itu bisa dicapai so kalau anda adalah bisnis owner pengusaha leader, manager, senior manager, eksekutif, supervisor.

Dengarkan : Bagaimana Memilih Orang Yang Tepat Dalam Membangun Bisnis Anda

Saya yakin artikel  ini akan membantu Anda, artikel  ini akan memberikan anda sebuah pemikiran yang sangat-sangat jelas, tentang Manusia, kebutuhan manusia dan bagaimana anda sebagai seorang leader dapat membuka potensi seseorang mengunakan metode coaching.

Kalau anda sering mendengar keluhan-keluhan yang dialami oleh baik pengusaha, manager, Supervisor, Koordinator atau bahkan CEO banyak orang mengeluh apa ? karyawan susah diatur banyak karyawan yang karirnya mentok, susah untuk berkembang sudah berada di posisi tertentu lama banget dan tidak bisa naik level.

Kemudian ada strategi ada rencana, tetapi tidak dijalankan, punya planning punya program tetapi program itu tidak berjalan dengan Efektif, sudah ada aturan tetapi tidak konsisten dijalankan, kemudian banyak sekali terjadi konflik antar karyawan, antar departement, komunikasinya juga sangat lemah akhirnya yang dirugikan adalah konsumen dan kalau konsumen dirugikan maka perusahaan pun akan rugi ya.

Baca Juga : 5 STRATEGI PERUSAHAAN RAKSASA SAAT MEMBUTUHKAN BUSINESS COACH

Efek dari ini semua standart operasional anda tidak berjalan, banyak masalah yang disembunyikan oleh Karyawan tim tidak berjalan sesuai dengan visi perusahaan dan akhirnya bisnis anda tidak berjalan dengan baik atau susah untuk di kelola nah untuk itu jawaban yang penting yang harus anda miliki adalah bagaimana membuat seorang karyawan keluar dari zona nyaman mereka dengan senang hati bagaimana mereka melakukan aktivitas Kedisiplinan kerja sama dengan senang hati harus datang dari dalam, ini jawaban yang harus anda dapatkan ini adalah ilmu yang secara spesifik wajib dimiliki oleh setiap leader.

Coaching bisa menjadi powerful Karena majalah saja bilang coaching itu seperti punya ilmu ajaib, ilmu  ajaibnya bagaimana? dengan coaching ternyata bisa menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dengan coaching bisa membuat komunikasi itu enak, harmonis sekali dengan coaching bisa membuat leader bisa identifikasi, oh kamu ternyata potensinya ini, oh kamu ternyata kemampuannya disini, o kamu ternyata salah tempat kamu harus dipindahkan ketempat yang lebih berbeda dan membuat orang jauh lebih produktif. 

Coaching juga bisa membangun sebuah jembatan antara leader, manajer eksekutif dengan manajer, manajer dengan supervisor  lalu departement marketing dengan admin, admin dengan accounting accounting dengan finance,  finance dengan operation komunikasi bisa terjalain dengan harmonis dan kenyataan yang benar-benar diukur oleh beberapa institusi, termasuk matrix global mereka mengatakan bahwa kalau orang itu memiliki seorang “coach”, ternyata bisa keluar dari pikiran-pikiran yang sempit.

Jadi orang yang di coach pemikirannya akan lebih global akan lebih luas wawasannya pasti terbuka rahasianya ada dimana, rahasianya adalah ada pada pertanyaan, kalau orang di berikan pertanyaan orang itu dipaksa untuk mengeluarkan potensi, ada orang tidak suka ditanya, tidak suka diberi pertanyaan, karena dengan diberi pertanyaan akan keluar aslinya.

Baca Juga : COACHING FOR PERFORMANCE

Jadi karena coaching begitu powerful mari kita lihat mengapa mereka powerful, semoga artikel ini bermanfaat silahkan comment, kalau ada pertanyaan, silahkah comment kalau ada hal yang ingin anda sampaikan, dan saya dengan senang hati akan memberikan jawaban atau bahkan bisa jadi masukkan untuk artikel selanjutnya. Ada seorang coach yang powerful yaitu Tom MC Ifle

Saya Tom MC Ifle,

Salam Pencerahan

By |2019-02-22T08:56:02+00:00January 9th, 2019|Coaching|0 Comments
Translate »