CARA MENJADI BUSINESS COACH

//CARA MENJADI BUSINESS COACH

CARA MENJADI BUSINESS COACH

Bisnis coaching mulai banyak diminati oleh banyak orang, karena peluang dibisnis ini sangat bagus untuk dimasa mendatang. Tetapi sebelum membuat bisnis coach anda harus tahu dulu arti kata “coach atau coaching”? dan apa peranannya dalam bisnis?. Secara umum coaching adalah program kemitraan antara coach (yang memberikan materi coaching) dengan audience atau klien sehingga bisa menginspirasi dalam memaksimalkan potensi bisnis yang ada. Inspirasi yang didapatkan klien tidak hanya pada bisnis saja, tetapi justru membuat mereka ingin menjadi seorang coach.

Contohnya pada saat saya memberikan materi pada para wirausaha Bank Indonesia di Padang, banyak sekali yang bertanya mengenai bagaimana caranya menjadi seorang coach? Dan suka duka jadi coach itu apa sih? Saya menceritakan pada tahun 2000 saya belajar dari markplus.inc. Kemudian tahun 2002 saya mengenal dunia coaching yang disebut Personal Development dan istilah coaching itu saya dapatkan dari Anthony Robbins yang mengatakan bahwa “manusia itu harus selalu ada pelatihnya”. Anthony Robbins tidak disebut motivator tetapi disebut Pick Performance Coach.

Seperti yang disampaikan diatas bahwa bisnis coaching ini ramai diminati banyak orang dan mereka juga tertarik dengan dunia coach. Sampai akhirnya muncul lembaga-lembaga dan pelatih-pelatih bisnis di dunia. Seperti contohnya International Coach Federation dan European Business Coaching Center. Yang paling membuat saya tertarik di bisnis coaching ini adalah karena tidak berfokus kepada motivasi saja, tetapi coaching berfokus kepada membangun kekuatan dari dalam. Untuk bisa membangun kekuatan dari dalam itu tidak dengan 1 cara tetapi bervariasi karena manusia itu unik.

BACA JUGA :5 TINDAKAN KETIKA ANDA MEMBUTUHKAN BUSINESS COACH

Manusia itu mempunyai filter dikepalanya yang bervariasi atau beragam. Mulai dari meta programnya atau personalitynya dan juga dari backgroundnya atau latar belakangnya. Semua itu disebut filter yang menyebabkan apakah orang itu mau bekerja atau tidak dan apakah orang mau berkembang atau tidak.

Saya berikan contohnya pada keyakinan, kalau anda bilang “saya tidak bisa kaya karena hanya anak petani bukan anak pengusaha”. Berarti itu adalah sebuah filter yang membuat anda tidak mau mencoba untuk melakukan hal yang baru, maka “saya bukan anak pengusaha” ini adalah filter yang akan memblok anda. Atau misalnya anda orangnya pemalu, itu namanya personality filter.  Karena pemalu maka anda tidak bisa berbicara di depan umum, dan banyak lagi lainnya. Itu semua filter yang bisa membatasi anda.

TONTON VIDEO INI : MENGAPA COACHING SANGAT POWERFULL

Pekerjaan seorang coach itu menembus filter tersebut dan mengeluarkan pikiran orang dari hal itu. Menembus filter lalu mengeluarkan orang dari sana, seorang coach mempunyai cara yang bermacam-macam.

Teknik atau cara-cara yang digunakan itu bervariasi, tujuannya agar bisa mengubah seseorang menjadi powerfull. Begitu juga dengan bisnis coach misalnya kalau saya mentraining para usaha kecil menengah, maka diperlukan teknik yang aneh. Seperti meminta untuk turun ke pasar, jualan dalam waktu 2 jam. Itu sesuatu yang tidak mungkin dilakukan sebetulnya, berjualan selama 2 jam tanpa persiapan dan harus menghasilkan. Tapi pada kenyataannya bisa, artinya mereka membuka diri dari filter-filter yang mereka miliki. Hal itu namanya terobosan, nah seorang coach membuat terobosan untuk menciptakan alat yang unik, aneh, mungkin tidak masuk akal dan mengesalkan. Tetapi pada akhirnya membuat orang itu keluar dari zona nyaman mereka.

Menjadi seorang coach itu sebenarnya tidak terlalu sulit, syaratnya anda harus punya hati untuk membantu dan melihat orang berkembang. Jangan berpikir pada uang atau ingin memiliki banyak duit karena bisa dipastikan kalau arahnya kesana maka akan susah dan tidak bisa sukses. Karena uang itu tidak datang dengan cara dihasilkan tetapi melalui perubahan. Kalau tidak bisa melakukan perubahan maka orang tidak akan merasakan manfaat, mereka akan bilang “ah kamu kerjanya cuma gitu-gitu doang”.

Selain punya hati, seorang coach juga harus memiliki mentor yang sudah berpengalaman. Mentor itu bermacam-macam, salah satunya yang berfokus kepada people development seperti saya. Meskipun klien saya adalah pengusaha, dan mayoritas berkaitan dengan operasional dan bisnis keuangan marketing, tetapi saya mengubah manusianya bukan bisnisnya. Karena kalau kita transformasi manusianya maka otomatis bisnisnya ikut berkembang.

Misalnya saya datang ke perusahaan anda, lalu membereskan semua SOP nya kemudian pada saat saya pulang pasti setelah itu SOP nya berantakan lagi. Tetapi kalau yang ditransformasi manusianya, pasti berbeda walaupun ada kelebihan dan kelemahannya.

BACA JUGA :COACHING MEMBUAT SUKSES DAN KAYA

Kelebihannya adalah ketika orang itu mendapatkan ilmunya yang akan dibawa maka masanya panjang dan lama perubahannya. Dan kelemahannya adalah karena anda mengharapkan perubahan yang lama maka harus ada kesabaran agar orang itu mau melakukan transformasi. Contoh pengalaman saya dalam memberikan coaching kepada kewirausah Bank Indonesia dalam hal proses transformasinya. Salah satunya cerita dari Bapak Lambang (Owner Mozart Creatif). Beliau mengatakan, “waktu itu rasanya kaget dan ada jengkel, karena pekerjaan rumahnya banyak. Waktu disuruh turun ke lapangan awalnya ndak percaya, masa bisa 2 jam dengan modal cuma 20.000 dan mendapatkan profit 700 ribu”.

Begitu juga Bapak Andrean Alberto (Owner Nak Taraso), “awalnya saya tuh orangnya pemalu coach saat disuruh turun kepasar, saya hanya menembus keyakinan bahwasanya walaupun pemalu tapi jika dipraktekkan itu bisa, alhamdulillah sekarang saya malah jadi seneng jualan turun kepasar”.

“Tenunannya sekarang alhamdulillah coach omsetnya meningkat sejak dicoaching sama TCI, sekarang karyawannya lebih kurang 75 orang. Saat dicoaching selalu ada tugas, tapi alhamdulillah selesai semua coach. Dan hasilnya klien jadi tambah banyak”. Demikian cerita Ibu Yensi Putri (Owner Tenun Songket Chaniago).

Jika anda ingin menjadi seorang coach, anda harus mempunyai kesadaran bahwa itu tidak mudah. Karena terkadang muncul rasa kesal jika klien diberi tugas tapi tidak dikerjakan, padahal tugasnya ini sangat penting. Anda harus punya kemauan dan kesabaran untuk membangun manusia, saya membuka kesempatan buat anda yang punya expertise untuk menjadi seorang coach. Tidak hanya sekedar niat, tetapi juga harus punya 1 expertise atau 1 keahlian yang benar-benar anda sukai.

Contohnya anda punya keahlian yang kuat dengan management, HRD, marketing, selling, operasional. Hal itu bisa dijadikan sebagai pondasi untuk mengcoach seseorang, karena hal itu menjadi confident anda. Misalnya saya adalah black belt six sigma tetapi ilmu itu jarang dipakai, yang terpakai lebih banyak kemampuan manusianya. Jadi anda harus mempunyai keahlian atau ilmu karena kalau tidak punya ilmu apapun maka tidak punya kepercayaan diri untuk membantu orang.

DENGARKAN AUDIO BOOK INI : REASON FOR COACHING

Saya sedang mencari orang-orang yang punya expertise, punya kemampuan dan ingin menjadi seorang business coach. Kalau anda tertarik akan saya beri tahu persyaratan untuk menjadi seorang pelatih yang baik. Syaratnya anda harus meyakinkan diri bahwa “saya mau” lalu harus komit full time karena kalau tidak maka akan sulit bagi saya untuk melatih anda dan latihannya ada di jakarta.

Anda akan ditraining, dan tandeman dengan saya. Anda juga akan di beri tugas dan di gembleng. Anda pun akan turun kepasar, kelapangan, sehingga mengerti betapa susahnya bisnis itu. Kalau anda tidak pernah bisa berempati dengan bisnis owner maka anda tidak bisa merasakan diposisi mereka. Anda harus melepaskan ego, mau dibentuk dan anda juga mengikuti instruksi-instruksi saya. Sehingga anda akan sangat mudah mempengaruhi filter orang dan bisa pengaruhi keyakinan orang itu agar mau berubah menjadi orang yang lebih baik lagi.

Buat anda yang ingin menjadi seorang pelatih bisnis dan dilatih langsung oleh saya bisa menghubungi Top Coach Indonesia (TCI). Saya tunggu semangat anda untuk menjadi Business Coach.

Tom MC Ifle

Salam Pencerahan!!!

By |2019-12-04T14:46:45+07:00December 3rd, 2019|Coaching|0 Comments