Blog

Home /Blog / 7 Kisah Kegagalan Bisnis Yang Membawa Kesuksesan





7 Kisah Kegagalan Bisnis Yang Membawa Kesuksesan

Banyak pengusaha yang menyerah karena hambatan besar dibisnis. Dalam berbisnis, resiko kegagalan tidak bisa dihindari. Kegagalan merupakan hal yang wajar. Hanya saja, tidak sedikit bisnis yang gagal tetapi tidak mampu bangkit lagi. Walaupun demikian, ada pula bisnis yang gagal, namun bangkit lagi dan kemudian meraih kesuksesan. Tidak ada satupun perusahaan yang besar tanpa menghadapi masalah.

Berikut ini kisah-kisah kegagalan bisnis yang membawa kesuksesan.

1. Apple

Brand apple memang sudah sangat dikenal oleh para konsumennya, sebab salah satu perusahaan teknologi terbsesar di dunia ini telah banyak menciptakan gadget yang inovatif sesuai dengan kebutuhan konsumennyan. Hingga saat ini apple telah memiliki aset milliaran dollar Amerika.

Tapi siapa sangka kalau sebelum maju pesat seperti sekarang ini, apple juga pernah gagal dan jatuh bangkrut. Hal ini disebabkan karena produk-produk yang dihasilkan gagal laku di pasaran.

Steve Jobs yang merupakan salah satu pediri perusahaan ini akhirnya memutuskan keluar dari perusahaan setelah perusahaan tersebut bangkrut. Jobs kemudian mendirikan perusahaan tersendiri yaitu Next. Inc setelah keluar dari apple.

Sekitar tahun 1997, barulah perusahaan yang dipimpin oleh Steve Jobs kembali bergabung dengan apple. Perusahaan apple pun memutuskan untuk mengangkat Jobs sebagai CEO. Sejak itu, Jobs terus menerus berjuang agar apple bangkit lagi dan mampu kembali memproduksi produk-produk yang inovatif sehingga bisa menguasai pangsa pasar dunia.

2. PT. Dirgantara Indonesia (DI)

Kata dirgantara memang identik dengan dunia penerbangan. Di Indonesia, PT. Dirgantara merupakan industri pesawat terbang milik pemerintah yang berdiri pada tahun 1976. PT. Sejak berdirinya hingga sekarang, PT. Dirgantara Indonesia telah memproduksi berbagai macam pesawat terbang dan helikopter. Akan tetapi, perusahaan ini nyaris bangkrut ketika Indonesia terkena dampak krisis ekonomi pada tahun 1998. Setelah masa krisis berlalu, perusahaan ini berusaha bangkit dengan menggunakan bantuan pemeritah. Mereka melakukan restrukturisasi dan mengubah nama menjadi PT. Dirgantara Indonesia pada tahun 2000 dimana pada awalnya namanya adalah PT. Indusitri Pesawaat Terbang Nurtaino.

3. Lehman Brothers

Ketika terjadi krisis keuangan global pada tahun 2008, Lehman Brothers mengalami kebangkrutan. Lembaga keuangan ini tidak mampu membayar hutang kreditur sehingga perusahaan ini pailit. Selain itu, penyebab lain dari bangkrutnya lembaga ini adalah karena aset-aset kredit properti yang didanai oleh perusahaan banyak yang mengalami kemacetan.

Untungnya, perusahaan ini berhasil keluar dari kebangkrutan di tahun 2012 dengan berbagai cara. Mulai dari menjual asset, mengurangi jumlah staf, sampai meminta perlindungan pailit dari pengadilan. Perusahaan ini juga dituntut untuk membayar utang kreditur sevesar US$ 450 milyar.

4. General Motors

Perusahaan General Motors merupakan salah satu perusahaan otomotif paling besar di dunia. Perusahaan yang berada di Amerika Serikat ini juga pernah mengalami krisis keuangan yang menyebabkannya pailit selama hampir 16 bulan. Saat itu Amerika Serikat juga mengalami krisis keuangan sehingga General Motors juga terkena dampaknya.

Namun, dengan berbagai bantuan dan strategi yang dilakukan, akhirnya perusahaan tersebut berhasil bangkit dari kegagalan dan mampu kembali bersaing di pasaran.

5. Japan Airlines

Japan Airlines merupakan perusahaan penerbangan milik Jepang. Perusahaan ini dinyatakan bangkrut pada tahun 2010. Perusahaan penerbanga ini tidak bisa menanggung utang perusahaan sekitar US$ 25,6 milliar. Untuk bangkit dari kegagalan dan kebangkrutan, perusahaan penerbangan ini terpaksa memberhentikan sekitar 15.000 pekerja. Selain itu, bantuan suntikan dana dari pemerintah juga sangat berperan dalam kebangkitan perusahaan ini. Setelah bangkit dari kebangkrutamn, akhirnya Japan Airline menuai kesuksesan. Saham perusahaan ini laku keras.

6. Blogger

Di dunia blogging, blogger merupakan salah satu website yang terkenal dan memiliki banyak peminat. Blogger berdiri pada tahun 2000 oleh Evan Williams. Siapa sangka bisnis ini pernah nyaris bangkrut karena tidak memiliki model bisnis. Pada tahun 2001, perusahaan ini pun mulai kehabisan dana dan terpaksa memberhentikan pada seluruh karyawannya.

Sebagai pendiri, William berjuang agar blogger tetap bertahan dan bangkit dari kegagalan. Akhirnya, pada tahun 2002, Google membeli situs tersebut dengan harga US$ 50 juta. Kurang lebih 13 tahun kemudian, akhirnya blogger kembali Berjaya dan banyak digunakan oleh penggunanya di seluruh dunia.

7. Disneyland

Disneyland merupakan salah satu produk yang diciptakan oleh Walt Disney. Wahana bermain ini sangat disukai oleh anak-anak, namun siapa sangka pada saat awal peresmiannya Disneyland pernah membuat Walt Disney bangkrut.

Saat itu, para direksi sangat berambisi untuk menggaet pasar Eropa. Namun, saat itu Eropa sedang mengalami resesi sehingga mengakibatkan devaluasi mata uang Inggris dan Italy. Oleh karena itu, banyak orang lebih memilih untuk menyimpan uang mereka daripada menggunakannya di Disneyland. Hal ini menyebabkan Disneyland hampir rugi 1 milliar setiap harinya untuk menutupi biaya operasionalnya. Akan tetapi, Disneyland tetap melakukan inovasi baru agar mereka bisa bangkit dari keterpurukan sehingga bisa seperti saat sekarang ini.

Masalah adalah percepatan

Pembelajaran terbesar yang bisa kita ambil adalah tidak ada satupun masalah yang tidak ada solusinya. Setiap hambatan adalah jalan tol yang akan mempercepat pencapaian kita. Bisnis kecil dan besar akan selalu menghadapi kendala, besar kecilnya kendala bergantung pada pengetahuan Anda. Semakin rajin Anda menambah pengetahuan semakin kecil resiko dalam menghadapi hambatan bisnis.

 

Salam pencerahan,

Tom MC Ifle