5 POINT PENTING DALAM MEMBANGUN PROCESS EXCELLENCE

//5 POINT PENTING DALAM MEMBANGUN PROCESS EXCELLENCE

5 POINT PENTING DALAM MEMBANGUN PROCESS EXCELLENCE

Sebuah proses yang efektif dan juga efisien disebut dengan process excellence. Hal itu membutuhkan proses yang dirancang dan ditingkatkan untuk terus menerus melakukan perbaikan secara konsisten dan dengan variasi yang lebih kecil. Menjadi pribadi yang bertanggung jawab merupakan proses yang harus Anda lakukan.

Berikut adalah beberapa tahapan dalam membangun procces excellence yang bisa membantu Anda menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, antara lain :

Baca Juga : 6 Rahasia Membangun Teamwork yang Disegani Kompetitor

 1. Set Goal

Anda harus memahami dan mengerti apa yang dituntut atau diminta. Apabila sebagai pelajar, Anda dituntut untuk belajar dengan baik dan dituntut untuk mengumpulkan tugas tepat pada waktunya. Apabila sebagai karyawan, Anda dituntut bekerja sesuai dengan job description atau SOP (Standard Operation Procedure).

Setiap perusahaan bagaimanapun bentuk dan apapun jenisnya, pasti membutuhkan sebuah panduan untuk menjalankan tugas dan fungsi setiap elemen atau unit perusahaan. Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah sistem yang disusun untuk memudahkan, merapikan, dan menertibkan pekerjaan tersebut.

Apabila Anda tidak tahu apa yang dituntut, tentu akan susah untuk memenuhinya. Sedangkan apabila Anda sebagai pemimpin, maka dituntut harus lebih mengetahui standar perusahaan dan setiap keahlian anak buahnya.

Saat ini masih ada beberapa perusahaan yang beroperasi tanpa didukung dengan sebuah sistem yang baku. Operasional perusahaan lebih banyak didasarkan pada kebiasaan yang sudah dijalankan  selama bertahun-tahun. Karyawan bekerja dengan cara mengikuti kebiasaan para karyawan sebelumnya. Hasilnya dapat dilihat apabila seorang karyawan yang memegang suatu pekerjaan tertentu mendadak tidak masuk kerja, maka tidak ada karyawan yang  menggantikannya karena tidak mengetahui proses kerja.

2. Membangun Sumber Daya

Setiap tugas pasti memerlukan waktu, tenaga dan pikiran untuk melaksanakannya. Dalam sebuah tugas kelompok biasanya memerlukan waktu pengerjaan yang lebih banyak daripada tugas individual. Anda perlu mengetahui tugas dengan jelas supaya dapat mengatur pembagian tugas diantara anggota.

Selain itu perlu kesepakatan bagaimana cara menyatukan hasil pekerjaan dari setiap anggota kelompok dan harus dapat memperkirakan jumlah waktu, biaya serta tenaga yang dibutuhkan untuk mengerjakan sebuah tugas.

Pengembangan sumber daya dilakukan untuk membentuk personal yang berkualitas dengan keterampilan, kemampuan kerja, dan loyalitas kerja kepada suatu perusahaan ataupun organisasi.

Dengarkan dan Download : Mencintai Pekerjaan

Seorang leader di harapkan mempunyai sebuah kompetensi yang berhubungan dengan kemampuan mengelola pegaewai, serta membangun hubungan dengan orang lain., seperti kemampuan untuk memecahkan masalah, kemampuan memimpin, dan kemampuan untuk membangun komunikasi

Dalam process excellence, seorang pemimpin juga harus dapat mengestimasi kebutuhan waktu, jumlah orang dan alat yang dbutuhkan serta cara pengerjaan sebuah tugas yang dibebankan kepadanya. Selain itu seorang pemimpin juga harus dapat memperkirakan bagaimana caranya menyelesaikan tugas tersebut.

3. Mengikuti Time Frame

Setelah Anda mengetahui kewajiban yang dituntut atau diminta, serta mengetahui estimasi kebutuhan sumber daya manusianya, maka Anda dapat mengambil sebuah keputusan.

Sebagai seorang karyawan, Anda dapat mengambil keputusan dalam hal melakukan sebuah pekerjaan apakah membutuhkan waktu tambahan untuk pekerjaan tersebut atau mengusulkan tenggat waktu yang baru.

Sedangkan untuk seorang pemimpin, anda dapat memgambil keputusan dalam hal penerimaan karyawan, pemberian bonus serta pembagian tugas kepada anak buah.

Dengarkan dan Download : Profit atau Rugi

4. Menjalankan Secara Konsisten

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah bagaimana merencanakan kegiatan supaya dapat memenuhi komitmen yang telah dibuat. Mungkin akan ada kegiatan-kegiatan yang harus dikorbankan supaya bisa memenuhi komitmen tersebut.Selain itu, mungkin Anda juga akan perlu mengeluarkan biaya ekstra tertentu. Suatu tantangan pasti akan menimbulkan persoalan yang baru.

Tetapi ketika Anda telah menerima tanggung jawab tersebut, maka harus wajib menjalankannya sesuai tuntutan. Ada beberapa hal yang harus dikorbankan agar dapar menjaga komitmen dan menjalankannya. Jangan takut untuk berkorban dalam melakukan komitmen.

Stephen Covey, penulis dari buku terlaris ‘The 7 Habits of Highly Effective People’, mengatakan bahwa inilah rahasia terbesar dari konsistensi. Bila anda ingin melakukan sesuatu secara konsisten, anda harus membangun kebiasaan baru kehidupanmu.

5. Mengambil Tanggung Jawab

Terkadang ada beberapa hal yang terjadi diluar kendali dan kemampuan Anda. Walupun sudah berusaha merencanakan dan melakukan tugas dengan baik serta mencari solusi.

Tetapi bisa saja hasilnya tetap tidak sesuai dengan komitmen yang telah Anda ambil. Hal itu merupakan sebuah process excellence dan ketika hal seperti itu terjadi, maka langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengakui terjadinya kegagalan dalam pemenuhan komitmen.

Tentu saja hal tersebut haruslah diikuti dengan permohonan maaf kepada beberapa pihak terkait yang telah dirugikan. Langkah kedua adalah bagaimana caranya untuk dapat memperbaiki keadaan dan melakukannya. Langkah ketiga, tentunya jangan lupa untuk terus belajar dari beberapa pengalaman kegagalan yang telah Anda hadapi.

Baca Juga : Jangan Salah Memutar Modal

Itulah beberapa cara dalam membangun process excellence untuk para pemimpin bisnis. Dalam membangun sebuah bisnis, tentu saja tidak dapat berjalan mulus sesuai dengan harapan Anda. Jika  anda sudah pernah sekali mencapai target konsisten itu, maka anda akan terbiasa akan melakukan sesuatu satu-persatu dengan konsisten. Dan itu akan merubah drastis kehidupan anda menjadi lebih baik.

Oleh karena itu, untuk Anda para pemimpin dan calon pemimpin harus lebih banyak belajar dalam cara membangun bisnis yang baik. Selain itu tentu saja harus menyiapkan mental dalam menghadapi pasar, karena membangun sebuah bisnis juga membutuhkan proses yang sangat panjang supaya dapat menjadi kuat.

Demikian artikel tentang cara membangun sebuah proses untuk para pemimpin bisnis. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda yang ingin memiliki sebuah bisnis yang awet.

Tom MC Ifle,

Salam Pencerahan!

By |2019-07-04T15:49:59+07:00June 25th, 2019|Operation|0 Comments