5 Niat Dalam Bisnis

//5 Niat Dalam Bisnis

5 Niat Dalam Bisnis

5 Niat Dalam Bisnis

Halo hari ini saya ingin membahas tentang niat, apa itu niat menurut KBBI adalah kehendak (keinginan dalam hati) akan melakukan sesuatu. Memiliki maksud atau tujuan suatu perbuatan.

Mengapa niat itu penting? Karena niat akan menentukan tindakan kita, perbuatan kita. Jika kita berniat sesuatu maka kita akan berusaha untuk mewujudkannya. Contoh : saya berniat menciptakan 1 juta milyarder di Indonesia, maka aktifitas – aktifitas harian saya mengarah kepada pencapaian-pencapaian yang mendukung niat saya tersebut.

Dalam kehidupan sehari-hari niat juga penting, berniat menjadi pengusaha sukses, maka segala aktifitasnya akan mendukung ke arah menjadi pengusaha sukses. Saya akan bagikan beberapa niat yang wajib anda miliki dalam berbisnis apapun.

Saya memilih  5 niat dalam berbisnis, dan 5 niat ini adalah lima niat yang penting, yang selalu saya pegang sebagai prinsip hidup dan dalam menjalankan nbisnis kelas dunia saya.

1. Saluran Berkat

 Niat yang pertama adalah niatkan untuk membuat bisnis yang bisa menjadi saluran berkat, dengan saluran berkat ini menggalir lewat bisnis anda, untuk orang banyak, dengan begitu maka hidup anda akan lebih bermakna, orang yang merasa cukup dalam hidupnya, jauh lebih kaya, daripada orang yang punya banyak uang, tetapi selalu merasa kekurangan. Banyak di antara kita yang bekerja maupun menjalankan usaha atau bisnis. Tetapi, banyak juga yang mengalami disorientasi dalam bekerja maupun berusaha, yaitu  hanya ingin meraup hasil sebanyak mungkin, namun tidak memikirkan berkat.

Quote

2. Memberi Manfaat

Niat yang kedua niatkan untuk memberi manfaat, bukan mengambil hak orang lain, karena apapun yang anda ambil, anda harus membayarnya, membayarkannya kembali, apapun yang anda lakukan, anda harus bertanggung jawab dengan apa yang anda lakukan, apa yang anda tabur pasti anda tuai, jika anda merugikan orang lain, pasti akan ada yang minta ganti rugi kepada anda. Dalam berbisnis juga sama, dengan bisnis anda dapat memberikan manfaat kepada banyak orang.

Ketika kita jujur dengan orang lain, maka siapa sih yang tidak akan respect dengan kita. Contoh ketika kita menjadi pengusaha/pemilik warung. Kita menawarkan barang dagangan dengan apa adanya, sesuai dengan produk yang dimiliki, tidak berlebihan dalam promosi atau istilah sekarang “lebay”, jelaskan ketika ada kecacatan dalam barang yang dimiliki.

Jangan sampai kita berbohong terhadap barang yang kita miliki. Mungkin saat transaksi sang konsumen merasa sangat senang. Namun setelah sampai rumah, ternyata barangnya terdapat kecacatan. Maka sang konsumen tidak akan pernah membeli ke penjual itu lagi. Rugi kan? secara jangka panjang tidak akan menjadi pelanggan setia. Nah maka dari itu, kita harus jujur. Orang jujur itu akan berguna. Orang jujur itu akan banyak dicari oleh orang. Orang jujur pasti bermanfaat.

Baca Juga : Mengapa Competitive Advantages

Benefit

3. Menuntaskan Pekerjaan

Niat yang ketiga niatkan untuk menuntaskan pekerjaan, sebelum anda menikmati hasil jerih payah anda Sendiri, haram hukumnya kalau menikmati uang, yang bukan hak kita, apa beda nikmat jika? anda bisa menikmati hasil keringgat anda sendiri, tanpa beban indahnya luar biasa. Tuntas dengan tugas-tugas harian dalam koridor bisnis. Selalu menuntaskan hal-hal kecil yang mendukung kesuksesan anda. Dengan bekerja tuntas adalah habit yang perlu anda punya. Apalagi jika anda sedang membangun bisnis kelas dunia.

Bekerja tuntas, adalah kerja yang tidak setengah-setengah akan tetapi dilakukan secara sungguh-sungguh, paripurna dan rapi dalam penyelesaian sehingga akan berbuah “kepuasan” dan kebaikan para pengguna jasa/stakeholders. “Kerja yang tuntas hendaknya dilandasi dengan kekuatan pikiran dan kekuatan perkataan.” Dengan kekuatan pikiran seorang pegusaha/ binis owner mampu memiliki mind-set atau pola pikiran yang komprehensif dan menyeluruh tentang suatu seluk beluk bisnis dan berani mengatasi permasalahan yang mungkin muncul. Di samping kekuatan pikiran, juga diperlukan kekuatan perkataan, yaitu dengan menjadi agent of change – agen perubahan menuju perbaikan dengan perkataan dan motivasi yang baik kepada karyawan atau staf di tingkat level masing-masing.

Benefit

4. Melayani

Yang keempat niatkan berbisnis untuk melayani, bukan dilayani, makin banyak orang yang dilayani, semakin banyak orang yang kamu sentuh hatinya, semakin besar pahala anda dalam bisnis, karena orang yang merendahkan dirinya untuk melayani, merendahkan hatinya, akan mendapatkan tempat yang baik dalam kehidupan dan dalam bisnis, orang yang merendahkan hatinya akan selalu mendapatkan tempat terhormat dihati masyarakat.

Kesungguhan dalam bekerja menjadi kunci “pelayanan”.  Kesungguhan melayani pelanggan mencerminkan rasa tanggungjawab, sekaligus akan membuka peluang meningkatkan keterampilan, kompetensi, kecermatan, ketepatan dan kecepatan layanan/service. Yang membedakan prestasi kinerja orang atau bagian dalam organisasi.  Banyak orang atau karyawan yang mungkin tidak pandai, biasa saja, tetapi sungguh-sungguh bekerja melayani, bersedia mengorbankan waktu dan tenaga, ikhlas dan mau belajar sungguh-sungguh, akhirnya kariernya naik melebihi orang lain.

Dengarkan Juga : Improve Productivity & Profit With Six Sigma

Benefit

5. Bersyukur

yang kelima niat untuk selalu mampu bersyukur dengan apapun hasil yang anda raih, bersyukur bukanlah berarti pasrah, bersyukur bukanlah berarti nerimo, bersyukur bukanlah berarti anda tidak bekerja, lalu menerima hasil apa adanya, bersyukur artinya anda melakukan segala daya upaya, jerih payah dengan seluruh panca indra anda, dan dengan seluruh energi yang anda punya, dengan seluruh waktu yang anda miliki, dengan seluruh pikiran yang anda miliki, setelah yang anda lakukan, apapun hasilnya bersyukurlah karena anda sudah lakukan yang terbaik . dan bersyukur perlu dilatih setiap hari.

Benefit

Mari kita periksa niat kita? Silahkan comment dibawah untuk berbagi apa sebetulnya niat anda saat anda memulai bisnis, ayo berbagi pengalaman anda disini.

Saya Tom MC Ifle

Salam Pencerahan

By |2019-01-31T13:41:57+00:00January 31st, 2019|Coaching|0 Comments