5 Jebakan Rentenir Online

/, Finance/5 Jebakan Rentenir Online

5 Jebakan Rentenir Online

Perihal produk yang Fintech ditawarkan, biasanya adalah pinjaman dana cepat cair dan pinjaman tanpa agunan atau yang lebih dikenal dengan nama KTA (Kredit Tanpa Agunan) karena dinilai lebih memikat calon peminjam.

Saya ingin sharing tentang 5 jebakan fintech yang harus anda waspadai  karena mereka ini orang-orang pintar yang bisa memanipulasi emosi anda :

Baca Juga : Peer to Peer Lending Merugikan?

1. Persyaratan sangat Mudah

Modus yang pertama adalah iming-iming yang terlalu mudah untuk melakukan pinjaman uang. Yang pertama adalah tidak ada survey dan tidak ada BI checking. Cukup hanya dengan KTP Anda saja akan dapat uang.

Seolah-olah KTP kita itu sangat berharga sekali tetapi yang tidak dibahas adalah katanya bunganya ringan tapi ternyata kalau terlambat Anda dikenai denda ada beberapa pinjaman online yang dendanya setiap 7 hari atau chargenya bunga itu di hitung setiap 7 hari tetapi ada yang lebih parah yaitu setiap hari Anda dikenakan bunga.

handphone
Anda pinjam uang di beberapa media yang disebutnya fintech. Mereka memberi pinjaman uang kepada anda, pinjam uangnya melalui website, tidak memakai jaminan/anggunan,  kemudian Anda diminta mengikuti  alur prosedur mereka, kemudian Anda akan Terima Uang di rekening bank anda, Simple, cepat, mudah.

Yang jadi  masalah adalah ketika Anda mengalami keterlambatan, secara sistem otomatis jika Anda tidak dihubungi, dan memang harusnya bisa Anda dihubungi. Jika Anda tidak merespon berarti nomor yang Anda pakai tidak bisa di andalkan untuk menagih. jadi apa yang mereka lakukan? Mereka menggunakan kontak yang ada di telepon Anda, kontak yang ada di nomor telpon Anda, yang ada di atau hanphone atau alamat email, yang ada di kontak Anda akan dipakai sebagai alamat untuk menagih.

2. Menetapkan Denda

Yang kedua adalah Saya menemukan laporan-laporan dimana bunga itu tidak jelas. tidak jelasnya kenapa? mereka menerapkan denda atau menagih Anda dengan denda yang tidak  jelas. Yang  dikenakan denda karena tidak buka apps karena tidak buka aplikasi karena dipikir ini orang mau kabur. Kenapa  tidak membuka aplikasi sebelum jatuh tempo anda tidak membaca-baca di aplikasinya.

Dengarkan dan Download : The Power Of Women Entrepreneur

Kenapa saya tidak merekomendasi anda untuk pinjam uang dari online? karena bunganya sangat-sangat tinggi. Kalau di bandingkan Anda pinjam ke bank-bank biasa, ya bunganya Anda bisa hitung antara 9% sampai 12% setahun, tapi Fintech bisa 30% setahun, jadi sangat-sangat tinggi sekali.

kalkulator1
Sama seperti bunga kartu kredit juga sangat tinggi sekali kenapa? Karena mereka harus  menjaga resiko. Sebaiknya  tidak menggunakan pinjaman online, karena ketika Anda terlambat Anda sudah sepakat untuk dibungai harian, setelah Anda  terlambat diminta untuk membayar bunga harian.

3. Menagih sebelum jatuh Tempo

Yang ketiga adalah walaupun belum jatuh tempo sudah ditagih dan itu bukan 1 kali dua kali, malah tiap hari. perusahaan Fintech bisa menggunakan data kontak (email dan no handphone anda) ini, untuk menagih yaitu Anda akan mendapatkan email yang diforward ke kontak (bisa jadi bos anda menerima tagihan) Anda. Jadi  Anda bayangkan harusnya ditagih ke Anda, tetapi nanti yang menagih teman Anda.

cermati
Ketika Akses itu sudah Anda buka, kalau Anda tidak mengijinkan, Anda tidak bisa Anda tidak bisa mendapatkan pinjaman uang, jadi ini sangat-sangat tricky sekali. Ketika anda mulai anda mencobanya kemudian anda terlambat membayar, atau Anda lupa, data Anda sudah sangat-sangat transparan sekali, siapa yang ada di contact Anda,  Anda mau ganti no telepon pun percuma, Anda mau kabur pun nggak bisa, kenapa? Karena orang disekitar Anda (tertera di kontak) akan menagih untuk Fintech tersebut

4. Menyebarkan Identitas

Yang keempat adalah jebakan ancaman ancaman mereka memang sangat mengerikan karena ancamannya bisa menyebarkan identitas Anda menyebarkan data-data Anda menyebarkan informasi bahwa kalian adalah orang atau nasabah yang tidak baik yang pinjam uang tapi nggak bayar yang tidak bisa di hubungi dan lain-lain sebagainya.

stres
Ketika Anda memberikan nomor hanphone, satu nomor tersebut sifatnya unique nggak ada nomor handphone yang sama, karena unique maka bisa digunakan sebagai ID. Nah, ketika digunakan sebagai ID, bisa digunakan membuka semua informasi tentang diri Anda, jadi Anda punya rekening di bank mana saja? Punya hutang kredit sama siapa? gagal membayar kredit sama siapa? Gagal membayarnya berapa sering? Jika  orang yang memiliki jaringan orang-orang yang banyak atau Anda sering berganti no handphone, itu akan semua akan terdeteksi semuanya,

Dengarkan dan Download :Time is Money

5. Menyadap Informasi Anda

Yang terakhir adalah tahu kah Anda mereka bisa mereka informasi yang ada di dalam percakapan Anda, percakapan telepon percakapan audio percakapan SMS percakapan telepon chat-chat Anda itu semua bisa terbaca itu semua bisa terdeteksi.

hacker
Di China, dunia financial tecnology lebih hebat lagi. Di China itu mereka menggunakan yang namanya Artifical Profiling. Artifical Profiling adalah mereka tidak membutuhkan detail macam-macam, mereka cukup membutuhkan nomor telpon Anda.

Anda di ambil nomor telponnya lalu dimasukkan ke artifical profiling, maka nomor telepon  anda tersebut akan memberikan  history Anda. Bayangkan  Handphone anda sudah memberikan banyak informasi rekening tabungan, Anda singgah ada dimana saja, itu ada kaitannya dengan nomor Anda betul ya? kalau misalnya lagi menggunakan apapun yang menggunakan nomor telepon Anda.

Baca Juga : 3 INVESTASI MISTERIUS YANG BIKIN ANDA KAYA ALA “LI KA-SHING”

Jadi 5 hal ini perlu Anda waspadai dan perhatikan karena kalau Anda terjebak dengan jebakan pertama bunga murah tidak ada survei tanpa BI checking langsung cair hanya KTP, ini semua akan membuat Anda terjebak dengan bunga yang mencekik bunga yang tidak masuk akal dan peraturan yang tidak jelas. Semoga artikel ini bisa membantu Anda untuk mengambil keputusan yang lebih bijaksana untuk tidak pinjam uang secara online.

 

Tom MC Ifle,

Salam pencerahan.

By |2019-06-25T15:19:38+00:00April 24th, 2019|Business News, Finance|0 Comments
Translate »