4 TAHAP MEMBANGUN SISTEM MARKETING DALAM BISNIS ANDA

//4 TAHAP MEMBANGUN SISTEM MARKETING DALAM BISNIS ANDA

4 TAHAP MEMBANGUN SISTEM MARKETING DALAM BISNIS ANDA

Mendirikan suatu binis merupakan sebuah ide yang menggiurkan bagi sebagian orang, entah dengan skala kecil atau besar. Dalam membangun bisnis, diperlukan strategi marketing yang tepat agar bisnis Anda dapat berkembang. Selain itu, Anda juga harus menyesuaikan dengan budget yang dimiliki. Jika budget yang dimiliki tidak terlalu banyak, Anda mungkin lebih baik membuka usaha kecil sebelum akhirnya menjadikan usaha Anda sebagai usaha berskala besar.

Dengan modal kecil, bukan berarti pilihan Anda terbatas, ada banyak jenis usaha yang bisa Anda jalankan dengan modal yang tidak begitu besar. Meski membuka usaha dengan modal kecil, Anda pasti berkeinginan untuk mengembangkan usaha Anda ke skala yang lebih besar.

Berikut merupakan strategi marketing yang dikutip dari Moneysmart  yang bisa Anda gunakan untuk mengembangkan usaha Anda.

Dengarkan dan Download : Cara Branding dengan Murah

1. Penentuan Pangsa Pasar

Branding merupakan salah satu hal krusial yang perlu Anda bangun dari awal bisnis berjalan. Meskipun usaha yang Anda dirikan masih dalam skala kecil, Anda harus mulai membangun citra yang baik dan meningkatkan brand awareness agar masyarakat sadar dengan usaha yang Anda dirikan. Dimulai dari memperkenalkan identitas brand ke calon pembeli lewat media sosial seperti Instagram atau Facebook.

Tidak lupa, Anda juga perlu membuat sesuatu yang unik dan berbeda dari usaha-usaha kompetitor. Hal ini bertujuan untuk menarik calon pembeli, dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Pasalnya, brand tidak hanya soal logo dan tagline, namun juga bagaimana pelanggan melihat bisnis Anda sebagai brand yang terpercaya.

Konsep bisnis memang pasti sudah tersusun dengan baik, termasuk target marketnya. Penentuan pangsa pasar yang dimaksud ialah mengetahui secara spesifik tentang keinginan pelanggan.

Pertahankan aspek-aspek yang disukai pelanggan dengan komentar positifnya. Sebaliknya, perbaiki kekurangan produk berdasarkan masukkan berupa saran dan kritik dari pelanggan. Jadilah pebisnis yang paham akan selera pelanggan dan kalahkan kompetitor dengan secara aktif mencari tahu keinginan masyarakat luas.

2. Konsep Produk

Jika Anda memiliki citra brand yang baik, ada baiknya jika logo yang merepresentasi brand Anda juga bagus dan menarik. Karena bagaimanapun juga, logo yang dibuat akan sangat menempel dengan identitas bisnis Anda. Logo yang dibuat harus menarik, dan mengandung makna yang dapat mewakili usaha Anda.

Produk yang telah terkonsep jangan langsung digarap, tunggulah hingga tim penyurvei menyuguhkan data selera calon pelanggan di lapangan. Diskusikan ulang dan inovasikan produk dengan cara menambahkan unsur sesuai keinginan masyarakat berdasarkan data.

Ingat, hanya melakukan penyegaran bukan merubah total konsep. Waktu penyelesaian proses produksi harus sesuai perencanaan awal. Perkembangan jaman dapat mempengaruhi selera, cepatlah menghadirkan produk tersebut sebelum pergantian era.

Jika Anda berhasil mengeluarkan sesuatu yang tidak pernah ada sebelumnya, produk akan laris manis. Bertindaklah cepat sebelum kompetitor meniru langkah ini. Perbaharui konsep produk secara berkala agar pelanggan semakin penasaran dan menunggu inovasi berikutnya. Perbanyak tenaga Marketing guna melancarkan proses pengenalan dan penyaluran produk ke tangan pelanggan.

Baca Juga : 4 Poin Tentang Bisnis Franchise

3. Pengeloaan Harga Jual

Internet merupakan salah satu cara yang paling tepat dalam melaksanakan strategi marketing pada bisnis. Lewat internet, Anda bisa membangun brand awareness tentang usaha Anda, sekaligus untuk mempromosikan produk yang Anda jual dan bisa membuat pengeloaan harga jual

Konsep penjualan merupakan konsep yang membutuhkan suatu promosi yang agresif, terutama pada barang-barang yang kurang dibutuhkan oleh masyarakat. Salah satu contohnya adalah perusahaan rokok. Seperti yang kita ketahui bahwa rokok merupakan sesuatu yang sama sekali tidak kita butuhkan bahkan merupakan sesuatu yang berbahaya bagi tubuh dan kesehatan manusia jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Akan tetapi para konsumen tetap saja membeli dan jumlah konsumen rokok tersebut terus bertambah.

Harga rendah tetapi produk berkualitas, mayoritas pelanggan menginginkan hal itu. Selektiflah ketika memilih sumber bahan baku, survei dan pilih yang menawarkan harga paling rendah. Utamakan kelayakan bahan karena berdampak pada hasil jadinya. Tekan biaya produksi dengan cara memperhitungkan dengan matang mengenai teknologi yang dipakai dengan jumlah pekerja.

Baca Juga : 10 Rahasia Membuat Pelanggan Fanatik

4. Rantai Distribusi

Perpendek rantai penyaluran produk agar selisih harga dari produsen ke konsumen tidak terlalu jauh. Sebenarnya harga yang dipatok perusahaan telah disesuaikan dengan kemampuan pelanggan berdasarkan hasil survei lapangan. Hal yang membuatnya kian mahal ialah laba yang diambil di setiap tahapan.

Misalnya, pihak A membeli produk langsung dari perusahaan senilai Rp 50.000,- per satu produk. Penjualannya tidak mungkin dengan nominal yang sama dari pihak A ke pihak lain. Begitu seterusnya, kelipatan inilah yang harus diperhatikan. Konsumen juga harus cerdik untuk membandingkan harga dan mengetahui sumber perolehan produk.

Setelah rangkaian pembangunan sistem Marketing rampung dikerjakan, tugas selanjutnya yakni bagaimana cara agar rencana dapat berjalan lancar. Jelas yang dimaksud ialah tingkat penjualan sesuai angka target. Produk tersalurkan ke pelanggan dengan kualitas dan kuantitas tertentu.

Melakukan evaluasi terhadap bisnis Anda juga merupakan salah satu strategi marketing yang perlu rutin Anda lakukan. Hal ini bertujuan untuk mengamati arus bisnis, apakah ada penurunan atau peningkatan.

Jika terjadi penurunan, Anda harus segera mencari cara baru untuk jadi strategi marketing yang akan digunakan. Hal ini harus dilakukan secara rutin untuk menjaga bisnis Anda berjalan sesuai dengan yang diharapkan

Dengarkan dan Download : Mengelola Salesman

Tom MC Ifle,

Salam Pencerahan!

By |2019-07-09T14:00:54+07:00June 21st, 2019|Marketing|0 Comments