3 Ilmu Yang Bisa Mengatasi Kemiskinan

//3 Ilmu Yang Bisa Mengatasi Kemiskinan

3 Ilmu Yang Bisa Mengatasi Kemiskinan

Di artikel ini kita akan membahas 3 skill, yang membuat Anda terlepas dari kemiskinan. kemiskinan tentunya adalah sesuatu yang tidak diinginkan oleh semua orang. Orang tidak ada yang mau hidup dalam kemiskinan. Semua orang pasti ingin sukses, ingin kaya, ingin maju dan ingin makmur. Tetapi kalau melihat sejarah dan pengalaman, banyak sekali orang-orang yang terjebak dalam kemiskinan. Penyebab terbesarnya adalah karena memiliki hambatan-hambatan dalam skill. Ada 3 skill yang harus terus kita kuasai kalau kita ingin menjadi orang yang tidak pernah miskin sama sekali.

Saya belajar dari guru yang  hebat dalam buku- bukunya dengan kehidupan, beliau adalah  Warren Buffet, beliau mengatakan bahwa skill yang dibutuhkan adalah:   Skill yang pertama adalah skill komunikasi.

Skill komunikasi adalah skill yang dikatakan oleh warren buffet, skill yang membuat business anda sukses atau membuat diri Anda sukses. Karena bisa jadi anda tidak  mempunyai modal uang, untuk memulai sebuah business, bisa jadi kita tidak punya  banyak produk untuk memulai sebuah business, tetapi kalau kita memiliki kemampuan yang lebih untuk berkomunikasi.

Sama halnya juga jika anda berminat untuk terjun di industri Business Coaching, akan sangat membantu Anda untuk besar di dunia Coaching.

Jika anda bisa menyampaikan sebuah gagasan dan ide-ide kita dengan baik. Maka anda mempunyai potensi dan peluang untuk sukses dan maju dalam berbisnis.

Ketika Warren Buffet di tanya oleh mahasiswa, apa skill terpenting yang harus dikuasai oleh mereka sebagai anak-anak muda agar mereka bisa sukses dan maju? Beliau memberikan jawaban bahwa skill terpenting adalah  persuasi.

Kemampuan untuk persuasi, persuasi artinya menyampaikan gagasan, ide, pendapat, pandangan, dengan cara yang jelas atau kita sebutnya Communication Skill.

Baca Juga : 4 Cara Mengatasi Karyawan Bermasalah

Komunikasi

Skill yang kedua, kemampuan dari bisnis dibatasi oleh kemampuan Anda untuk memasarkan produk Anda. Jadi skill yang kedua yang harus Anda kuasai adalah Marketing Skill. Ya, Marketing Skill artinya Anda menguasai market, mengerti kebutuhan, tahu caranya untuk menyampaikan dan  mengkomunikasikan produk anda ke pasar, dan membuat produk Anda menjadi terkenal.

Marketing Skill adalah skill penting yang membuat Anda tidak pernah  miskin, dalam marketing (pemasaran) sangat diperlukan sekali suatu konsep pemasaran yang baik meliputi : kebutuhan, keinginan, permintaan, produksi, utilitas, nilai dan kepuasan; pertukaran, transaksi dan hubungan pasar, pemasaran dan pasar.

Kita dapat membedakan antara kebutuhan, keinginan dan permintaan.dengan konsep yang baik maka kita akan dapat menarik perhatian pelanggan. Marketing skill sangat diperlukan sekali dalam sebuah perusahaan untuk mempromosikan suatu produknya.

Baca Juga : 5 Tindakan Ketika Anda Membutuhkan Business Coach

Dalam menentukan target pemasaran. Bisa dengan cara melakukan riset langsung ke lapangan untuk menentukan kepada siapa produk tersebut akan dijual.

Target pemasaran (target market) yang jelas akan membuat Anda mengetahui metode pemasaran yang tepat agar produk tersebut bisa laku di pasaran. Selain itu, Anda juga mampu menentukan harga per produk agar sesuai dengan kemampuan beli konsumen.

marketing

Skill yang ketiga yang harus Anda kuasai adalah Selling Skill.  Selling adalah profesi yang tidak disukai banyak orang tetapi menurut Saya. Ini adalah the most important skill, kalau Anda kalau Anda benar-benar ingin maju dan sukses. Oleh karena pentingnya selling skill hingga bukan hanya pebisnis yang dianjurkan untuk menguasainya.

Bahkan kemampuan selling skill tersebut juga diwajibkan untuk dimiliki oleh pegawai yang bekerja sebagai recepsionist, tenaga Public Relations dan lain sebagainya. Selling Skill ini seringkali tidak perlu dipelajari secara formal, melainkan dapat diasah seiring dengan pengalaman yang dimiliki.

Memiliki pengetahuan yang baik mengenai produk yang dijual, menjadi modal selanjutnya yang dibutuhkan seseorang untuk menjadi pebisnis sukses. Bukan hanya produk sendiri yang hendaknya dikuasai, namun ada baiknya juga mengetahui atau menguasai seluk beluk produk yang dijual oleh para pesaing atau kompetitor.

Selling skills ini mutlak harus Anda lakukan untuk mendapatkan konsumen. Jangan terpatok dengan salah satu jenis pendekatan, karena Anda dapat melakukan berbagai macam pendekatan guna memperkenalkan produk Anda.

Jika anda sebagai sales keliling, tentunya Anda dapat melakukan pendekatan secara langsung kepada pembeli. Untuk perusahaan yang memiliki lingkup lebih besar, Anda dapat melakukan pendekatan melalui berbagai macam media sosial. Setiap produk memiliki pangsa pasarnya sendiri.

Barang/ jasa yang dibutuhkan oleh para remaja tentu saja sangat berbeda dari barang/jasa yang dibutuhkan oleh para lansia. Untuk itu, membangun bahasa komunikasi yang tepat menjadi sangat penting untuk mendukung kesuksesan kampanye pemasaran yang Anda lakukan.

Contohnya: untuk pasar remaja, anda bisa menggunakan bahasa pemasaran yang lebih santai, sedang menjadi trending, dan dianggap “keren” oleh para remaja milenial. Dengan menggunakan metode komunikasi bahasa yang sesuai dengan target market Anda, maka secara tidak langsung akan tercipta kedekatan antara produk dengan konsumen.

selling

Kalau Anda perhatikan perusahaan besar , bisnis-bisnis besar, bisnis ownernya masih tetap berjualan, meskipun jualannya tidak nunggu di counter, tetapi masih tetap jualan, seperti  menjual strategi, menjual misi, menjual visi, dan juga mereka menjual bisnis, menjual harapan, mereka menjual potensi, ketika kita memiliki bisnis dengan potensi yang luar biasa, kita harus tahu caranya menjual ide, menjual bisnis, menjual strategy, menjual konsep yang bisa  membuat kita lebih di percaya. Dan tentunya skill ini harus dilatih terus menerus.

Skill Komunikasi, Skill marketing, and Selling Skill, yang harus Anda kuasai, jika Anda ingin lepas dari kemiskinan.

 

Saya Tom MC Ifle,

 

Salam Pencerahan

By |2019-02-15T09:24:48+00:00February 14th, 2019|Finance|0 Comments