3 GAME RAHASIA MEMBUAT CLOSING

//3 GAME RAHASIA MEMBUAT CLOSING

3 GAME RAHASIA MEMBUAT CLOSING

Teman-teman diluar sana banyak sekali perusahaan besar, banyak sekali, banyak sekali perusahaan berkembang dan banyak sekali perusahaan yang sukses. Tahu  kah Anda mereka menjadi sukses dan berkembang karena apa? karena punya tim penjualan yang hebat. Tim  Anda adalah tulang punggung anda dalam mengembangkan bisnis, kalau tim salesnya bagus maka penjualannya pasti bagus.

Namun yang terpenting adalah selain memberikan informasi pada customer, tim sales juga harus mendukung dan membimbing prospek mereka melalui layanan digital. Tidak hanya mengenai penjualan, tetapi membimbing customer Anda agar cepat melakukan action dari apa yang sudah disarankan.

Setiap anggota tim sales haruslah memiliki prinsip “practice makes perfect”. Tidak ada orang sukses yang langsung menjadi ahli tanpa melewati trial and error. Seorang sales master (ahli) sekali pun akan terus memoles ilmunya dengan latihan terus-menerus.

Kalau  timnya jelek, mau banyaknya sebanyak apapun tidak efek terhadap penjualan, bahkan ada banyak sekali bisnis owner yang 80% hasil penjualannya, dari dia yang 20% dari timnya yang kita inginkan adalah 80% penjualan bukan dari owner tapi dari team.

Membangun tim sales tahan banting sangatlah penting di zaman sekarang. Hal ini karena di Indonesia, umumnya jika seseorang dikerasin, cenderung “baper” atau bawa perasaan. Hal yang terkesan remeh ini ternyata bisa jadi hambatan besar bagi kesuksesan penjualan dari sebuah bisnis. Maka memiliki tim yang bermental baja adalah kunci bagi bisnis online dan offline terutama di Indonesia.

aLWAYS-BE-CLOSING-2

Teman-teman, ada 1 ilmu yang wajib dimiliki oleh sales, salah satunya adalah closing. Closing  mulai dari niat. Closing  dimulai dari niat misalnya kalau Anda keluar dari kantor Anda punya niat saya mau closing berapa? harus memastikan bahwa team Anda tahu target closing harian karyawan anda. Ok  ilmu yang ke satu dalam closing adalah niat.

Yang  kedua adalah  tools atau sistem, ternyata orang-orang yang menggunakan sistem yang menggunakan proses yang konsisten hasilnya lebih konsisten closing dibandingkan dengan orang-orang yang tidak menggunakan sistem.

ENERGY-FLOWS

Orang-orang sales yang menggunakan proses yang tidak teratur, closing ratenya sangat-sangat rendah di top coach indonesia. Saya  mengajarkan 13 step closing, 13 step closing ini dilakukan oleh team sales kita, dilakukan oleh semua karyawan-karyawan di Top Coach Indonesia, mereka adalah orang-orang yang basiccally tidak punya background marketing, mereka tidak tahu apa itu selling, tapi ketika mengikuti step by step prosesnya. Maka siapa pun bisa closing, baik seorang admin pun bisa closing, seorang personal assistance pun bisa closing, sales bisa closing.

Orang  dari divisi media pun bisa closing. Jadi siapa pun bisa closing, asal mengikuti sistem. Setiap orang memiliki tipe dan cara belajar yang berbeda. Ada yang ahli menjual dengan cara bertatap muka, sementara ada juga orang yang lebih pintar menggerakkan orang dalam jumlah besar. Mengetahui kebutuhan tim dan memperluas wawasan akan membuat para anggota dapat mengembangkan kreativitas juga mendobrak tembok hanbatan mental.

SYSTEM
Yang ketiga adalah sales closing bisa terjadi kalau Anda memiliki closing rules. Apa itu closing rules? closing rules adalah sebuah teknik untuk menciptakan pengkondisian customer, agar bisa closing didalam kondisi dimana dia nyaman untuk di closing. Sama seperti kita happy ketika di kondisi tertentu happy, kenapa? Disneyland bisa jualan luar biasa, karena orang yang masuk ke Disneyland dikondisikan, untuk mudah closing.

Misalnya contohnya saat kondisi hujan di semua bagian, yang atau toko-toko yang ada di seputar disney berjualan payung. Itu kondisi ketika hujan jualan payung laku. Misalnya pada saat cuaca suasana panas terik kemudian cuacanya sangat-sangat membuat kita haus dan dehidrasi, disney menciptakan stand-stand es cream, minuman dingin.

Pertanyaannya  apakah laku tidak?  Sudah tentu laku, kenapa? Karena Conditioning (pengkondisian) salesman yang hebat atau company yang hebat menciptakan closing rules. yaitu sebuah pengkondisian dimana orang yang datang dikondisikan untuk nyaman membeli.

CLOSING MORE SALES

Nah, closing rules ini tidak sama dengan satu company dengan company lain. Jadi tidak bisa saya ajarkan closing rules saya ke Anda. Agar Anda bisa meniru closing rules saya. Yang menarik adalah semua client saya, yang saya coaching menggunakan closing rules. Closing ratenya naik almost 30% sampai 40%. Dari 30% sampai 40% closing rulesnya terpakai dan membuat closing ratenya meningkat.

Pastikan seluruh tim mengetahui dan memahami apa yang menjadi tujuan perusahaan – bukan sekadar besaran profit yang diperoleh. Tim sales yang memahami tujuan dan visi perusahaan dan tahu bagaimana mereka bisa berkontribusi secara baik, biasanya akan bekerja lebih puas dan gembira. Tetapkan target yang hendak dicapai oleh tiap staf tim sales. Tawarkan pendampingan kepada mereka sebagai bentuk solidaritas.

Cara ini bermanfaat untuk penguatan kerja sama dan hubungan antara karyawan dengan perusahaan. Terlebih lagi kita bisa mengorek insights dari customer atau user untuk perbaikan strategi penjualan ke depannya. Biasakan  mengambil informasi atau data dari proses yang telah dijalani tim sales. Mulai dari masukan pelanggan, saluran distribusi, perkembangan kompetitor, besaran penjualan, dan pemantauan tren. Kumpulan informasi tersebut harus diolah sehingga perusahaan bisa memprediksi performa di masa depan.

Jadi dengan 3 point ini wajib Anda kuasai untuk membuat memiliki sales yang powerfull masih inget? Yang  pertama adalah closing datang dari niat, yang kedua closing bisa ada sistem, dan  yang ketiga closing akan mudah kalau ada pengkondisian atau kita sebutnya closing rules. so thank you so much.

 

Saya Tom MC Ifle,

 

salam pencerahan

 

By |2019-03-08T14:40:44+00:00March 8th, 2019|Marketing|0 Comments
Translate »