3 Filosofi Membangun Tim

//3 Filosofi Membangun Tim

3 Filosofi Membangun Tim

Bagaimana Membangun Sebuah Tim dalam bisnis anda? Sebagai bisnis owner tentu saja menginginkan sebuah tim yang mendukung kinerja perusahaan anda. Nah, kebetulan saya akan sharing tentang tiga filosofi tentang membangun sebuah tim yang tercermin dari sebuah bisnis. Arti tim secara umum adalah bentuk kerja sama.

Tim yang bisa sukses dalam bisnis merupakan tim yang dibangun atas asas kebersamaan. Inilah yang menjadi kekuatan dalam bisnis Anda. Ketika tim dibangun dengan asas ini, semua anggota tim dalam kerja bisnis merasa punya tanggung jawab yang sama.

Tidak ada lagi yang namanya persaingan. Apalagi persaingan yang tidak sehat dan justru memberikan dampak yang tidak baik bagi bisnis. Membangun tim sebenarnya cukup mudah, setiap orang memiliki kemampuan ini karena memang manusia merupakan makhluk sosial, saling membutuhkan antara satu dan yang lainnya.

filosofi
Dalam setiap tim, ada beragam orang yang semuanya bisa mendorong dan menolak. Beberapa orang menolak lebih keras, yang lain senang mendorong dari belakang sementara yang lain lagi tidak melakukan apapun tetapi itulah tim Anda. Anda tentu tidak ingin tim Anda bekerja sendiri-sendiri bukan?

Mengapa tim ada bekerja sendiri-sendiri? Sebabnya adalah karena masing-masing orang dalam tim memiliki tujuannya sendiri-sendiri, sesuai dengan apa yang mereka yakini tentang bagaimana ia harus bersikap terhadap permasalahan. Berikut tiga filosofi membangun sebuah Tim :

1. Membangun harga diri

Yang pertama adalah membangun harga diri artinya apa? membangun team untuk berpikir bahwa mereka adalah orang yang berharga, mereka adalah orang yang patut dan layak  untuk dihargai oleh diri mereka sendiri. Berikanlah penghargaan atas usaha keras, ide, dan kreativitas tim yang telah dituangkan pada pekerjaan.

Meskipun terkadang anggota tim tidak meminta, namun pujian tulus dari atasan atau pimpinan secara emosional akan memberikan semangat dan dorongan untuk lebih berkembang.

Motivasi berupa reward atas kinerja bisa menjadi salah satu yang sepertinya sepele namun berdampak besar untuk membangun tim kerja (team building) yang lebih solid dan efektif. Penting juga memberikan dua reward baik penghargaan untuk tim, maupun individu.

harga-diri
Mendelegasikan tugas pada seseorang termasuk dalam bagian memberi kepercayaan.  Akan tetapi tidak cukup hanya dengan itu. Berikan kelonggaran untuk memberikan keputusan sendiri dan mampu mempertanggungjawabkannya, leader tetap harus memonitoringnya. Saat diberikan tanggung jawab dan berhasil, maka akan timbul rasa percaya diri dalam tim.

2. Menunjukkan kesabaran dan kepedulian

Yang  kedua dengan menunjukkan kesabaran dan kepedulian membangun rasa percaya karyawan terhadap leader. kalau tadi yang pertama adalah membangun rasa percaya diri bisa dibangun dengan dua cara yang pertama adalah dengan cara memberikan pujian atas tindakan spesifik yang dilakukan karyawan

Berikanlah penghargaan atas usaha keras, ide, dan kreativitas tim yang telah dituangkan pada pekerjaan. Meskipun terkadang anggota tim tidak meminta, namun pujian tulus dari atasan atau pimpinan secara emosional akan memberikan semangat dan dorongan untuk lebih berkembang.

great

Sampaikan pujian secara spesifik. Biarkan bawahan tahu secara jelas apa yang leader sukai dari pekerjaannya. Kalau leader suka dengan laporan yang telah dibuatnya perjelaslah apa yang disukai dari laporan tersebut apakah data fakta yang disajikan, ketajaman analisisnya, desain dan layoutnya, ketepatan waktunya, tata bahasa yang mudah dimengerti.

Gunakanlah kata kerja untuk mendeskripsikan perilaku atau kinerja yang patut dipuji. Lalu sampaikan apa dampaknya bagi tim dan organisasi. Misal: “Saya suka dengan cara kerja Anda. Anda dapat menyampaikan data riil yang begitu akurat.

Dampaknya, kita dapat membuat keputusan menjadi lebih mudah dan tepat. Hasilnya dapat terlihat dari meningkatnya pencapaian tim kita.” Semakin spesifik dan deskriptif, leader akan terlihat tulus daripada sekedar basa-basi.

Adakalanya leader perlu lebih dari sekedar memberikan pujian dengan lisan atau tulisan. Jabat tangan, tos-tosan, menepuk pundak dan rangkulan merupakan dukungan moral yang patut dicoba. Itu akan makin memperkuat kepercayaan diri dan hubungan dengannya.

3. Mengerjakan pekerjaan bersama-sama

Yang ketiga dengan melakukan  sesuatu secara bersama-sama yang akan membuat karyawan militan, setia dan bisa di andalkan. Membantu tim untuk bisa melakukan tugasnya secara optimal, akan membuat mereka menjadi orang-orang yang lebih militan.

Tim tanpa kolaborasi mungkin bisa dikatakan nothing. Bagaimana Anda menginginkan sebuah tim solid dan efektif tanpa ada kerjasama? Merumuskan program bersama. Setelah membuat langkah-langkah dan program untuk mencapai tujuan. Sangatlah penting meneliti langkah-langkah mana yang paling tepat. Kemudian memanfaatkan alur kerja dan sumber daya supaya tim makin efektif.

kerja-sama
Kolaborasi memungkinkan sharing skills antara anggota tim dengan memberikan kontribusi yang berbeda-beda dari setiap anggota tim pada pekerjaan. Sehingga, setiap anggota tim saling melengkapi dalam menyelesaikan misi. Bekerjasama memungkinkan pekerjaan selesai dengan efektif, tepat waktu daripada bekerja secara individu. Untuk membentuk kolaborasi yang baik sangat berkaitan erat dengan faktor-faktor lain yang saya sebutkan pada artikel ini.

Anggota yang tim mengerti tanggung jawab masing-masing, pemimpin yang selalu men-support dan memberikan feedback, serta hubungan antar anggota tim berjalan baik. Maka, secara tidak langsung kolaborasi antar anggota tim akan tercipta.

Ketiga filosofi diatas bisa dipraktekkan secara mudah di tim Anda. Yang  pertama adalah membangun Harga diri mereka, yang kedua adalah dengan menunjukkan kesabaran dan kepedulian. Yang ketiga adalah Melakukan tugas bersama-sama.

 

Saya Tom MC Ifle,

 

Salam Pencerahan

By |2019-03-25T13:41:51+00:00March 20th, 2019|Team Building|0 Comments
Translate »