10 Sifat Atasan Yang Paling Disukai Karyawan

//10 Sifat Atasan Yang Paling Disukai Karyawan

10 Sifat Atasan Yang Paling Disukai Karyawan

Mengapa karyawan berbakat pergi walaupun gajinya besar? Jawabannya sangat mungkin terletak pada salah satu penelitian terbesar yang dilakukan oleh Gallup Organization.

Penelitian ini menyurvei lebih dari satu juta karyawan dan delapan puluh ribu manajer, lalu dipublikasikan dalam sebuah buku berjudul First Break All the Rules. Ternyata, si atasan adalah alasan orang bertahan dan berkembang dalam organisasi. Tidak ada karyawan meninggalkan perusahaan, mereka meninggalkan atasan mereka. Yang menyedihkan adalah hanya gara-gara atasan, mereka (karyawan) berhenti, membawa semua pengetahuan, pengalaman, dan relasi bersama mereka.

Dari satu sisi, kebutuhan utama seorang karyawan tidak terlalu terkait dengan uang, dan lebih terkait dengan bagaimana dia diperlakukan dan dihargai. Kebanyakan hal ini bergantung langsung dengan manajer di atasnya. Uniknya, bos yang buruk tampaknya selalu dialami oleh orang-orang yang bagus. Sebuah survei majalah Fortune beberapa tahun lalu menemukan bahwa hampir 75% karyawan telah menderita di tangan para atasan yang sulit

Menjadi seorang karyawan memang menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, apalagi jika perusahaan yang ditempati bekerja merupakan perusahaan besar. Namun, menjadi sebuah karyawan juga bsa membuat seseorang menjadi tertekan, bukan hanya karena tuntutan pekerjaan tapi juga karena sikap para atasan yang terkadang menyebalkan dan terkesan otoriter.

Hal ini merupakan salah satu faktor yang menyebabkan karyawan tidak bisa bekerja secara maksimal karena tekanan dari atasan. Oleh sebab itu, sifat atasan seperti ini sangat dibenci oleh karyawan.

Jika Anda seorang atasan, sepertinya Anda perlu mengetahui dan memahami sifat yang paling disukai oleh karyawan Anda.

Berikut ini 10 sifat atasan yang paling disukai oleh karyawan dan membuat karyawan lebih setia dan produktif.

1. Perhatian

Ketika seorang karyawan berhasil mencapai suatu hal besar, maka karyawan tersebut tentu akan semakin bersemangat. Mereka akan merasa semakin termotivasi ketika atasan mereka mencatat dan memperhatikan pencapaian karyawannya walaupun hal yang dicapai merupakan hal yang sederhana. Mereka akan sangat termotivasi untuk menghasilkan yang lebih baik lagi ketika atasan memberikan apresiasi terhadap kerja keras mereka untuk mencapai suatu hal.

2. Memberi Dukungan

Atasan yang paling disukai oleh karyawannya adalah atasan yang selalu meyakinkan karyawan dengan stimulan yang membuat mereka selalu melakukan hal yang terbaik. Atasan yang selalu mendukung karyawannya dan meyakinkan karyawannya untuk bekerja lebih baik akan membuat para karyawan merasa bisa mencapai segala hal yang ditargetkan.

3.Menghargai

Atasan yang baik tidak pernah menyepelekan kemampuan karyawannya. Dia menghargai setiap talenta dan kemampuan yang dimiliki oleh karyawannya. Atasan seperti ini akan meluangkan sedikit waktunya untuk mencari ambisi serta tujuan hidup para karyawannya sehingga dia bisa mengarahkan karyawannya untuk mengerjakan hal yang sesuai dengan talenta dan kemampuannya.

4. Membina

Atasan yang baik dan disukai oleh karywannya adalah atasan yang tahu kapan dia harus mengajari langsung karyawannya dan kapan dia harus membiarkan karyawannya belajar sendiri. Walaupun demikian, ketika karyawannya memang harus diajari dia selalu bersedia untuk mengajari mereka.

5. Membangun

Integritas dan kepercayaan dari seorang atasan membuat karyawannya merasa sangat dihargai. Karyawan tersebut akan merasa bahwa dia adalah bagian dari tim dan dia sangat dibutuhkan oleh atasan dan timnya. Seorang atasan yang disukai oleh karyawan mampu menciptakan atmosfer kerja semacam ini dan akan memotivasi karyawannya sehingga mereka bekerja lebih baik lagi.

6. Mudah dihubungi

Atasan yang paling disukai oleh karyawan adalah atasan yang ramah dan mudah dihubungi, bukan atasan yang temperamennya buruk serta diktator dan kejam. Atasan yang ramah dan mudah dihubungi adan ditemui akan membantu karyawan untuk berdiskusi masalah yang ada di kantor yang memberatkan mereka.

7. Komunikatif

Atasan yang disukai karyawan merupakan atasan yang mampu berkomunikasi dengan efektif kepada semua karyawan. Atasan tersebut mampu untuk menjelaskan hal-hal yang harus dilakukan oleh karywan dan kapan waktu yang tepat untuk melakukannya apalagi ketika menghadapi deadline pekerjaan. Karyawan akan merasa lebih rileks dalam bekerja jika mereka tahu apa yang harus mereka lakukan dan kapan waktu yang tepat untuk melakukan pekerjaan tersebut.

8. Rendah hati

Ketika seorang atasan melakukan kesalahan, biasanya mereka akan mencari cara untuk membenarkan diri mereka sendiri dan mencari seseorang yang bisa ditimpakan kesalahan. Mereka selalu berdalih bahwa karena mereka seorang atasan, mereka tidak mungkin melakukan kesalahan. Inilah yang dilakukan oleh seorang atasan yang buruk. Atasan yang disukai oleh karyawannya adalah atasan yang tidak segan untuk mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada karyawannya jika memang dia melakukan kesalahan. Inilah contoh teladan bagi seorang atasan yang baik.

9. Berempati

Hubungan antara seorang atasan dan karyawan bukan hanya sebagai staff saja tetapi juga sebagai seorang individu yang memiliki sifat kemanusiaan. Seorang atasan yang baik merupakan atasan yang berempati kepada karyawannya dan merasakan hal-hal yang dirasakan oleh karyawannya sehingga dia dapat menangani karyawan tersebut.

10. Adil

Karyawan akan merasa sangat dihargai jika atasannya mampu berlaku adil kepada semua karyawannya. Atasan yang adil yang memperlakukan semua orang dengan sejajar sangatlah disukai oleh karyawan karena mereka merasa tidak dibedakan antara yang satu dengan yang lainnya.

Sepuluh sifat ini akan membangun sosok contoh, bukan pencitraan atau hanya basa-basi. Betapa pentingnya sosok pemimpin dalam membawa perubahan dimasa ekonomi yang tidak pasti. Jangankan bisnis yang kecil, bisnis sehat sekalipun bisa hancur seketika karena faktor pemimpin yang lemah.

Saya jadi teringat kata-kata Alexander The Great, “Sekawanan domba yang dipimpin seekor Singa akan lebih menakutkan dibanding sekawanan Singa yang dipimpin seekor Domba”.

 

Salam pencerahan,

Tom MC Ifle

By |2018-08-20T15:41:45+00:00August 10th, 2018|Uncategorized|0 Comments

About the Author:

Translate »