10 Pola Pikir Orang Sukses yang Wajib Kamu Tiru

/, Leadership/10 Pola Pikir Orang Sukses yang Wajib Kamu Tiru

10 Pola Pikir Orang Sukses yang Wajib Kamu Tiru

Apabila seseorang berhasil memasak makanan dengan enak pasti Anda meminta resep agar bisa memasaknya sendiri. Termasuk orang-orang sukses dunia yang banyak dipertanyakan, apa kiat dan tipsnya hingga mereka bisa kaya dan sukses seperti sekarang ini.

Mungkin salah satunya Anda yang ingin tahu, berikut 10 cara yang biasa dilakukan orang sukses dan kaya hingga berhasil seperti sekarang seperti dikutip dari berbagai narasumber:

1. Perasaan Tidak Pernah Puas

Banyak orang sukses mengatakan jangan cepat merasa puas, karena dengan begitu anda akan diam ditempat dan tidak akan bisa berkembang. Saya sendiri setuju dengan pernyataan tersebut karena kalau kita sudah merasa puas dengan hasil kita belum tentu itu adalah hal yang terbaik.

Mereka yang ingin sukses mencoba berkarir meskipun risiko yang dihadapi tinggi. Rasa tidak puas akan kondisi yang ada mendorong mereka untuk mengerjakan dan berusaha lebih baik lagi.

Berbeda dengan tidak mensyukuri, mereka yang tidak mensyukuri hanya bisa mengeluh dan tidak bisa melihat proses dari usaha sendiri. Sedangkan rasa tidak puas yang positif bisa membawa anda ke puncak kesuksesan

Baca Juga : Coaching Membuat Sukses dan Kaya

2. Laporan Keuangan Sangat Penting

Banyak orang yang mengabaikan betapa pentingnya laporan dan data dalam keuangan. Padahal dengan adanya hal tersebut Anda bisa mengevaluasi seberapa jauh keberhasilan Anda dalam meraih pendapatan dan bagaimana uang habis dengan kebutuhan atau keinginan.

Mereka yang sukses selalu mengevaluasi diri lewat laporan, meskipun hal tersebut bernominal kecil. Tetapi kebiasaan dan juga hal detail dan jujur pada diri sendiri merupakan kunci utama menjadi sukses.

Jadi dengan kita melihat berapa nominal uang yang masuk dan keluar kita bisa mengatur diri kita kedepan.

3. Yang Ingin Diraih Bukan Hanya Uang

Salah jika banyak orang yang merasa bahwa sukses hanya masalah uang. Jika itu hanya uang maka anda bekerja saja menjadi karyawan di perusahaan besar dan jadi bos, bukan yang menemukan perusahaan dan membuka lapangan kerja.

Menjadi sukses tidak hanya sekedar uang, namun usaha yang terbayar, keinginan yang tercapai dan tantangan hidup yang bisa ditaklukan.

4. Tanggung Jawab Menjadi Senjata

Orang yang sukses selalu bertanggung jawab atas hidupnya sendiri agar lebih baik bahkan mereka yang menjadi kepala keluarga. Maka mereka bertanggung jawab atas keluarganya dan mencoba sukses.

Jangan kebiasaan mengalihkan tanggung jawab pada para ahli, maka anda hanya bisa menyuruh tanpa bisa belajar dan mencoba menjadi mandiri.

Orang sukses mengerjakan hal-hal yang masih bisa dikerjakan secara mandiri. Tidak melulu soal menyuruh orang ahli mengerjakannya. Namun pelajaran lebih berharga jika diraih sendiri.

Dengarkan dan Download : Rahasia meningkatkan kepuasan Pelanggan

5. Risiko Bukan Masalah

Tidak harus jadi pintar saja untuk menjadi sukses. Mereka yang nekat dan berani mengambil risiko yang bisa menaiki puncak kesuksesan.

Seperti halnya menaiki tangga, meski harus menapaki anak tangga yang rapuh dan patah namun yang beranilah yang bisa mencapai puncak teratas. Analogi ini diterapkan banyak orang sukses yang tidak takut pada apapun dan membawa kesuksesan.

6. Mereka Bijak dan Paham Batas

Orang yang berhasil menjadi sukses tahu dimana kebijakan diterapkan dan batasan dalam mengelola keuangan. Mungkin bagi yang tidak mengerti orang sukses terlihat pelit, atau apapun itu. Namun mereka tahu batasan dan tahu sejauh mana menggunakan uang dan mengelola keuangan.

Hal ini yang membawa keberhasilan. Karena menerapkan disiplin pada diri sendiri merupakan masalah terbesar orang gagal.

7. Mereka Tahu Bagaimana Mengelola

Orang yang sukses tahu bagaimana mengelola keuangan, mereka tahu sejauh mana harus mengorbankan uang untuk keinginan dan juga kebutuhan.

Tidak selalu mereka membuang uang untuk bisnis atau pekerjaan, mereka juga mengelolanya untuk bersenang-senang dan menyenangkan keluarga dan anak. Tetapi mereka tahu seberapa banyak dari pendapatannya yang harus dihabiskan baik untuk kebutuhan dan keinginan.

8.  Tidak Terpaku pada Nominal

Untuk orang sukses nominal memang penting, tetapi terkadang mereka tidak terlalu terpaku pada nominal. Diibaratkan Anda ingin membeli sebuah saham yang mahal, namun menurut analisa Anda akan berkembang pesat maka tidak masalah membelinya. Namun Anda juga harus melihat faktor-faktor yang mempengaruhinya.

9. Menghamburkan Uang ? No!

Menurut anda orang sukses akan menghamburkan uang ? Tidak. Mungkin pihak keluarga, saudara atau bahkan sang istri atau suami lah yang menghamburkannya bukan orang yang meraih kesuksesan.

Mereka yang mengerti bagaimana menabung, mengelola uang dan menyalurkan uang pada tempat yang benarlah yang berhasil sukses. Mungkin orang kaya bisa menjadi kaya namun belum tentu menjadi sukses, jika mereka boros dan menghamburkan uang.

10. Pemikiran yang Matang

Cerdas saja tidak cukup jika mereka cukup ceroboh. Mereka yang sukses tentu saja memiliki pemikiran yang matang dan juga analisa yang baik.

Bukan mengejar uang secara brutal seperti anjing gila. Terencana dan teratur membuat anda menjadi lebih sukses dibanding terburu-buru.

Dengarkan dan Download : Strategi Family Business Sukses

Inilah Pola Pikir Orang Sukses yang Harus Ditanamkan Sejak Muda

Oang yang sukses memiliki pola pikir yang berbeda dengan pemikiran orang-orang pada umumnya. Biasanya, orang yang sukses dituntut untuk selalu kreatif dan memiliki banyak inovasi. Sebab, hal tersebut sangat diperlukan agar usaha yang mereka jalankan bisa mendapatkan lebih banyak perhatian dari masyarakat dan dapat bertahan serta lebih mudah untuk berkembang.

Oleh sebab itu, salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesuksesan seseorang adalah kreativitas yang dimilikinya. Untuk menjadi seseorang yang sukses, maka kamu harus memiliki pola pikir yang lebih maju. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi kamu untuk menjawab ketatnya persaingan bisnis dari pada kompetitor. Dalam bisnis, persaingan memang tidak dapat dihindarkan. Oleh sebab itu, kamu harus berani bersaing secara sehat agar bisnis yang kamu jalankan menjadi lebih maju.

Pola pikir pertama yang harus kamu tanamkan untuk menjadi orang yang sukses adalah kamu harus selalu percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Kepercayaan yang kamu pegang ini dapat melampaui keinginan yang ada di dalam hati kamu sendiri. Sebab, kamu percaya bahwa segala sesuatu mungkin saja terjadi.

Setelah kamu mempercayai hal tersebut, maka kamu bisa melakukan sesuatu dan fokuslah pada hal yang sedang kamu kerjakan. Hal ini juga akan melatih pikiran kamu untuk melihat solusi dibandingkan masalah dan membedakan hal yang harus diprioritaskan dalam hidup.

Nah banyak sumber yang banyak sekali mengajari cara menjadi orang yang sukses dalam segala aspek . Pada saat ini saya ingin sharing tentang apa hal-hal yang saya lakukan untuk membuat planning mingguan? kenapa penting membuat plan mingguan? kenapa tidak bulanan? kenapa tidak triwulanan? kenapa tidak  tahunan? Tentu Saya mempunyai plan tahunan, plan 10 tahun, dan punya plan 20 tahun. Tapi  untuk membuat plan itu betul-betul dijalankan, saya selalu melakukan yang namanya plan mingguan, menurut saya plan mingguan ini adalah bagian yang powerful untuk memastikan target-target saya benar-benar tercapai.

Jadi meskipun di hari minggu adalah hari keluarga, biasanya saya set waktu, setengah jam sampai maksimal satu jam untuk melakukan yang namanya planning mingguan.  Planning mingguannya sendirian, tidak melibatkan karyawan dan biasanya saya sebutnya ini adalah thinking time ini adalah waktu saya untuk lebih kontemplasi, berpikir apa hal-hal apa yang bagus, apa yang efektif, apa yang belum efektif, hal inilah yang saya pastikan bisa saya rencanakan di hari minggu. Apa  saja yang saya lakukan? Saya punya prinsip 3R, R yang pertama adalah Review, R yang kedua adalah Reset, R yang ketiga adalah Refokus.

thinking-time

Review, Reset, Refocus. Apa saja yang saya Review? Yang saya Review nomor satu adalah apa yang saya rencanakan minggu lalu yang sudah terjadi atau belum? Saya  review hal-hal yang terjadi pada minggu itu, biasanya saya tulis hal-hal yang menjadi Highlights dan hal-hal menjadi lowlight. Highlight  artinya pencapaian yang unpredictable, pencapaian yang saya rasa tidak pernah saya rencanakan tapi terjadi.

Saya ambil 1 contoh kasus nyata, dalam 1 minggu kemarin Review Highlight saya adalah hampir semua client mendapatkan hasil yang ekstra ordinely, ekstra ordinely artinya mereka yang tadinya misalnya punya masalah dengan keluarga, tiba-tiba kompak banget, yang tadinya omsetnya biasa-biasa jadinya meledak, yang tadinya punya tantangan dengan karyawan, tiba-tiba karyawannya menjadi kompak, jadi hal itu menjadi highlight saya.

Lalu saya review apa yang terjadi? Atau apa yang saya lakukan sehingga hal itu terjadi? Apa yang saya lakukan sehingga client-client saya kok bisa mengalami perubahan dan transpormasi yang cukup bagus? Itu saya pastikan saya menulisnya, o.. ternyata saya melakukan A, B, C, D, E, F, G oke. Yang  kedua adalah saya mereview highlight penjualan. Highlight penjualan apa yang terjadi dengan penjualan saya minggu itu? Apa yang saya targetkan tercapai? Apa yang saya rencanakan dan terjadi, itu semua menjadi highlight mingguan saya.

Baca Juga : Jangan Salah Memutar Modal

Yang  ketiga adalah saya mereview profit generator, jadi profit kita punya sistem, yang namanya profit generator, profit generator adalah apa yang kita lakukan untuk mendatangkan prospek, apa yang kita lakukan untuk mengkonversi prospek, apa yang kita lakukan untuk mempertahankan customer, dan apa yang kita lakukan untuk membuat customer membeli lebih dari satu kali, itu namanya profit generator.

Nah, saya lihat profit generator saya, prospek saya bulan ini berapa yang terconvert berapa? Yang repeat berapa? Yang customer-customer prospek-prospek  lama dan customer-customer lama? Yang belum belanja dan akhirnya belanja lagi ada berapa banyak? itu saya review jadi highlight, atau highlight yang tadinya dilihat adalah segala sesuatu yang kita anggap unpredictable terjadi, yang bisa jadi tidak sesuai dengan rencana kita tapi yang positif.

Review lowlight, lowlight adalah hal-hal yang unpredictable yang terjadi tetapi disisi negatifnya, contoh  Review lowlight minggu ini adalah ada karyawan saya, yang bagus dan tidak pernah ada masalah, tapi tiba-tiba mengajukan resign karena ada urusan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan itu saya anggap sebuah lowlight, kebetulan di minggu ini lowlightnya tidak terlalu banyak, jadi lebih banyak highlight.

time-review
R yang kedua adalah Reset, kalau saya tau ada hal-hal positif yang terjadi dan ada hal-hal positif yang terjadi dengan produktifitas team dengan penjualan, dengan target-target dengan strategi-strategi yang sudah berjalan lalu apa yang harus saya reset? Reset berarti saya saya set dari 0 (nol) lagi, apa hal-hal yang mau saya set up dari 0 lagi? set up dari 0 berarti apa? saya pastikan mungkin yang disebut penjualan kita bisa mulai dari 0 lagi ya bisa jadi jumlah prospek  kita bisa mulai dari 0 lagi, mungkin ada target-target closing kita bisa start dari 0 lagi, so apa yang bisa reset? so reset berarti kita ingin memastikan bahwa apa yang salah kita perbaiki? apa yang belum sempurna kita perkuat ?apa yang positif kita tingkatkan? Itu namanya reset. 2 hal itu berlaku untuk saya pribadi, artinya saya mereview apa yang menjadi highlight saya  dan apa yang menjadi lowlight saya.

reset
R yang ketiga adalah Refocus, apa yang harus di refokus karyawan? apa harus yang dilakukan supaya karyawan lebih fokus? apa yang saya lakukan atau saya berikan kepada karyawan? supaya karyawan atau team saya bisa focus dan apa hal-gal yang bisa dijadikan sebuah refocus? di bulan ini refocus saya adalah selling? Sales team saya, saya sedang genjot, sedang membuat diri mereka lebih produktif dalam hal selling, jadi refocus saya adalah membuat team saya melakukan yang namanya roleplay setiap hari, itu yang saya mau minta kepada team itu yang menjadi refocus, apakah mereka sudah melakukan dengan maksimal? apakah mereka sudah menjalankan dengan totalitas? apakah mereka sudah melakukan segala plan penjualan agar benar-benar serius? itu akan menjadi refocus.

refocus
Pembaca, walaupun di hari minggu, meskipun harinya untuk istirahat, tapi istirahatnya kita juga harus gunakan dan memanfaatkannya untuk merefresh pikiran kita untuk memastikan bahwa apa yang kita jalankan selama minggu kemarin, benar-benar bisa mendapatkan hasil yang betul-betul maksimal. Di  minggu berikutnya maka saya perlu menciptakan strategi-strategi yang efektif lagi. thank you so much.

 

Tom MC Ifle,

Salam Pencerahan

 

By |2019-06-24T16:24:35+00:00May 7th, 2019|Coaching, Leadership|0 Comments